ID150317

SPORTS

INDUSTRIES

MONEY & BANKING

10 >>

8 >>

21 >>

INDONESIA

SELASA 17 MARET 2015

MEDIA HOLDINGS

Investor Daily/DAVID GITA ROZA

INTERNATIONAL BUSINESS

IST

n Janet Yellen

Upah Rendah dan Dolar Tinggi akan Uji Kesabaran The Fed Kesabaran Gubernur bank sentral Amer- ika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) Janet Yellen akan diuji. Seiring pertemuan kebijakan The Fed pekan ini, seberapa lama lagi ia akan bersabar sebelum

mulai menaikkan suku bunga acuan, di tengah masih ren- dahnya upah dan tingginya nilai tukar dolar AS.

>> 3

Direksi Baru Bank Mandiri Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Budi G Sadikin (dua dari kiri) bersama jajaran direksi baru Bank Mandiri (dari kiri ke kanan) Ahmad Siddik Badrudin, Kartini Sally, dan Tardi di sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Senin (16/3). Selain jajaran direksi baru, RUPST juga memutuskan Chairman Mandiri Institute Darmin sebagai komisaris utama Bank Mandiri menggantikan Mahmudin Yasin. Sesuai persetujuan, Bank Mandiri akan membagi dividen sebesar 25% dari laba 2014 setara Rp4,96 triliun atau Rp212 per unit saham. Berita di halaman 21.

Oleh Novy Lumanauw dan Abdul Aziz JAKARTA – Pemerintah mulai April mendatang memberikan insentif pajak kepada perusahaan yang berinvestasi dalam jumlah besar, banyak menyerap tenaga kerja, berorientasi ekspor, meng- gunakan tingkat kandungan lokal tinggi, serta melakukan penelitian dan pengembangan (R&D) di Indonesia. Insentif juga akan diberikan kepada perusahaan asing yang menginvestasikan kembali (reinvestasi) keuntungannya di Indonesia. Selain itu, pemerintah akan memberlakukan wajib letter of credit (L/C) bagi ekspor tambang mineral, batu- bara, migas, dan minyak sawit mentah (CPO).

ENERGY

Maret, Harga Batubara Mulai Menguat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan harga batu- bara acuan (HBA) Maret 2015 sebesar US$

67,76 per ton. Harga patokan itu naik 7,7% atau lebih tinggi dari HBA Februari sebesar US$ 62,92 per ton.

>> 9

penghapusan pajak pertambahan nilai (PPN) kepada industri galangan kapal dan sektor pertanian. Kecuali itu, pemerintah akan menerapkan antidumping dan bebas visa kunjun- gan singkat wisatawan bagi 30 negara Asia Pasifik. Kebijakan lainnya adalah mandatori penggunaan biofuel sampai 15% dan pembentukan perusahaan reasuransi BUMN.

indeks Investor33 menguat 1,74 poin (0,45%) ke level 391,68. Penguatan IHSG itu pun terjadi di tengah menguatnya bursa saham regional. Indeks Hang Seng naik 126,34 poin (0,53%) ke level 23.949,55, indeks Komposit Shanghai menguat 76,39 poin (2,26%) ke posisi 3.449,30, dan indeks Straits Times meningkat 15,81 poin (0,47%) ke level 3.378,58. Hanya indeks Nikkei225 yang turun 8,19 poin (0,04%) ke posisi 19.246,06. Dalam paket kebijakan ekonomi yang bakal diberlakukan bulan depan, pemerintah juga akanmemberikan in- sentif pajak berupa pengurangan atau

Penguatan IHSG terjadi di tengah ramainya aksi beli investor asing yang mencatatkan penjualan bersih ( net sell ) senilai Rp 765,1 miliar. Se- cara year to date , asing masih mem- bukukan pembelian bersih ( net buy ) Rp 8,57 triliun. Selain terdongkrak rencana paket kebijakan ekonomi, lantai bursa kemarin mendapat sen- timen positif dari data surplus neraca perdagangan Februari sebesar US$ 740 juta yang diumumkan Badan Pusat Satistik (BPS). Sebanyak 123 saham naik, 185 turun, dan 74 saham stagnan. LQ45 naik 3,17 poin (0,34%) ke posisi 945,52, sedangkan

MARKETS & CORPORATE

Puradelta Siap Lepas 20% Saham PT Puradelta Lestari, anak usaha Sinar- mas Land, berencana melepas hingga 20%

diumumkannya paket ekonomi itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat tipis 8,8 poin (0,16%) ke level 5.435,27. Namun, rupiah telanjur melemah 46 poin ke posisi Rp 13.237 per dolar AS diband- ing pentupan Jumat (13/3).

Paket insentif pajak tersebut merupakan bagian dari tujuh paket kebijakan ekonomi untuk menguat- kan nilai tukar rupiah yang diumum- kan pemerintah, Senin (16/3) sore. Para pelaku pasar saham, terutama investor domestik, menyambut baik rencana tersebut. Menjelang

Bersambung ke hal 2

saham ke publik melalui penawaran umum perdana ( initial public offering /IPO) pada semester I-2015.

>> 13

PROPERTY

Ciputra Operasikan Raffles Hotel Senilai Rp 1,5 Triliun PT Ciputra Property Tbk mengoper- asikan Raffles Jakarta Hotel di kawasan superblok Ciputra World (CW) 1, Kunin-

Oleh Pamudji Slamet

gan, Jakarta Selatan. Hotel yang menelan investasi Rp 1,5 triliun ini berkapasitas 173 kamar.

JAKARTA – Pengembang pa- pan atas Ciputra Group ter us berekspansi menggarap proyek properti dan hotel di Jakarta dan Bali, senilai total Rp 8,5 triliun. Un- tuk proyek superblok dan hotel dikerjakan PT Ciputra Property Tbk senilai Rp 6,5 triliun, yang mu- lai dibangun tahun 2015. Sedan- gkan proyek perkantoran senilai Rp 2 triliun digarap melalui kerja sama dengan PT Pembina Sukses Utama. Konsep superblok saat ini men- jadi primadona bagi masyarakat Ibu Kota, dengan tingkat penyer- apan yang cukup bagus. Tingginya animo ini didorong oleh kebutu- han masyarakat akan hunian di tengah kota, yang dilengkapi dengan berbagai macam fasil- itas untuk hidup lebih nyaman dan praktis. Direktur Ciputra Property Ar- tadinata Djangkar menjelaskan, proyek senilai Rp 6,5 triliun tersebut terdiri atas pengembangan Ciputra World Jakarta (CWJ) 1 senilai Rp

>> 23

Oleh Yosi Winosa

JAKARTA – Necara perdagangan Indonesia pada Februari 2015 men- catatkan surplus sebesar US$ 740 juta, dengan kinerja ekspor sebesar US$ 12,29 miliar dan impor U$$ 11,55 miliar. Ini merupakan surplus ketiga secara berturut-turut setelah Desember 2014mencatatkan surplus US$ 190 juta dan Januari 2015 sebe- sar US$ 750 juta. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin menyatakan, se- cara years on years (yoy), neraca perdagangan tersebut naik jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang masih men- galami defisit sebesar US$ 327,4 juta. “Untuk pertama kalinya sejak lima tahun terakhir, neraca perdagangan migas dan non migas surplus secara bersamaan,” kata dia, di kantor BPS, Jakarta, Senin (16/3).

1,3 triliun, CWJ 2 Rp 3 triliun, Cipu- tra International Rp 1,3 triliun, dan pembangunan Rosewood Hotel Rp 900 miliar. Sedangkan dalam kerja sama dengan PT Pembina Sukses Utama, Ciputra Groupmembangun gedung perkantoran Citra Towers di kawasan Central Business Dis- trict (CBD) Kemayoran, Jakarta Pusat.

Suku bunga acuan BI Tren surplus neraca perdagangan Kinerja PT KAI

Adapun penyebab utama surplus kali ini adalah surplus sektor non- migas sebesar US$ 0,57 miliar dan surplus sektor migas US$ 0,17 miliar.

Bersambung ke hal 11

Bersambung ke hal 11

>> INVESTOR DAILY EDISI 2015 NO. 3995

>> TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812

>> HARGA ECERAN RP 6.500 (BERLANGGANAN RP 120.000 /BULAN)

WWW.INVESTORINDONESIA.COM

Made with FlippingBook Annual report