ID170110

Reksa Dana CIPTA

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL 11 >>

16 >>

6 >>

infrastructure

general

lifestyle & sports

CM

CM

CM

ALOKASI ASET YANG DINAMIS

MY

MY

MY

CY

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

www.ciptadana.com

MY

CMY

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

K

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

indonesia

selasa 10 januari 2017

MEDIA HOLDINGS

16/5/16 4:57 PM

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

Revisi UU KUP dan Perbankan

C

M

Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN

Y

CM

MY

CY

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

Oleh Yosi Winosa

JAKARTA – Pemerintah optimistis target penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp 1.300 triliun bisa tercapai. Ada sejumlah faktor pendukung yang membuat pemerintah optimistis, di antaranya tersedianya data wajib pajak Indonesia dari berbagai negara seiring implementasi era keterbukaan informasi perbankan (Automatic Exchange of Information/ AEoI) dan mulai efektifnya tim reformasi perpajakan yang akan mendorong kepatuhan wajib pajak. Meningkatnya basis wajib pajak sebagai dampak dari program pengampunan pajak ( tax amnesty ) juga akan membuka peluang peningkatan penerimaan pajak tahun ini.

Sedangkan realisasi belanja neg- ara terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1.148,6 triliun (87,9% dari target APBN-P) dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp 710,9 triliun (91,6% dari target APBN-P). Defisit APBN 2016 dapat dijaga pada batas yang aman, yaitu 2,46% terhadap PDB atau se- besar Rp 307,7 triliun.

86,9% (Rp 1.551,8 triliun) diband- ingkan target dalam APBN-P 2016, dan realisasi sementara belanja negara mencapai 89,3% (Rp 1.859,5 triliun) dari target. Realisasi pendapatan negara be- rasal dari penerimaan perpajakan Rp 1.283,6 triliun (83,4% dari target APBN-P) dan PNBP sebesar Rp 262,4 triliun (107,0% dari target APBN-P). Dibandingkan tahun 2015, kinerja penerimaan perpa- jakan tahun 2016 meningkat 3,5%. Utamanya didorong oleh pertum- buhan PPh non-migas sekitar 14% dibanding tahun sebelumnya.

n Sri Mulyani Indrawati

tahun lalu yang hanya mencapai Rp 1.105 triliun atau 81,5% dari target Rp 1.355 triliun. Target penerimaan pajak 2017 dinilai realistis. Ada sejumlah fak- tor yang cukup berperan dalam memenuhi target penerimaan pajak pada 2017. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi 2017 yang diproyeksikan lebih tinggi. Pada 2016, berdasarkan data yang dirilis Kemenkeu, realisasi sement- ara pendapatan negara mencapai

money & banking

IST

Bersambung ke hal 2

Pemerintah memasang target penerimaan pajak dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

(APBN) 2017 sebesar Rp 1.307,3 triliun. Target tersebut lebih tinggi dari realisasi penerimaan pajak

Investor Daily/DAVID GITA ROZA

tahun ini bakal didorong penyaluran kredit yang diprediksi tumbuh 8,17% (yoy), meningkat dibandingkan per- tumbuhan kredit tahun lalu sebesar 4,45%. “Kami sudah cadangkan kredit bermasalah ( non performing loan / NPL) tahun lalu. Coverage ratio NPL kami meningkat sehingga tahun ini pencadangan kami tidak akan tinggi lagi. Dengan begitu, laba bersih dapat tumbuh di atas 10%,” ujar Soeroso di Jakarta, Senin (9/1).

Oleh Agustiyanti

JAKARTA – PT Bank Pemban- gunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) tahun lalu mem- bukukan laba bersih Rp 1,03 triliun, tumbuh 16,25% dibandingkan tahun sebelumnya ( year on year /yoy). Tahun ini, laba bersih emiten ber- sandi saham BJTM itu diperkirakan masih tumbuh di atas 10% (yoy). Direktur Utama Bank Jatim So- eroso mengungkapkan, laba Bank Jatim pada 2017 akan tetap tumbuh baik seiring menurunnya biaya pencadangan. Selain biaya penca- dangan, peningkatan laba perseroan

n Irwan Lubis

Dua Bank Belum Sesuaikan Batas Maksimal Kepemilikan Saham Otoritas Jasa Keuangan (OJK) men- catat, pemegang saham pengendali di PT Bank Mestika Dharma Tbk dan PT Bank Agris Tbk belum menyesuaikan porsi kepemilikan sahamnya sesuai ketentuan

Bersambung ke hal 11

batas maksimal kepemilikan saham, akibat terjadinya pen- urunan peringkat kesehatan di kedua bank tersebut.

>> 23

Kinerja Bank Jatim Komisaris Utama Bank Jatim Heru Santoso (tengah) berbincang dengan Direktur Utama R Soeroso (dua dari kanan), serta (dari kiri ke kanan) Direktur Agrobisnis & Usaha Syariah Tony Sudjiaryanto, Direktur Operasional Rudie Hardiono, dan Corporate Secretary Ferdian Timur S di sela Analyst Meeting di Jakarta, Senin (9/1). Bank Jatim mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,03 Triliun atau tumbuh 16,25% dibandingkan tahun sebelumnya.

money & banking

Bank Kaji Efisiensi Antisipasi Penurunan Bunga Kartu Kredit Sejumlah bank mengkaji bentuk efisi- ensi yang optimal untuk mengantisipasi potensi menurunnya pendapatan bunga kartu kredit. Hal ini seiring terbitnya Surat Edaran (SE) Bank Indonesia (BI) Nomor 18/33/DKSP atas perubahan SE Nomor

dan ingin meningkatkan kapasitas produksi. Kawasan industri yang masih besar di kawasan Bekasi, Karawang, Serang, Tangerang, dan Bogor. “Potensi paling besar lahan yang siap dikembangkan di kawasan Karawang seluas 2.500 ha, Tanger- anghampir 1.500ha, Serang 1.000ha, dan Bekasi kurang dari 1.000 ha. Un- tuk kawasan Bogor belum ada yang dikembangkan. Sedangkan tren harga paling tinggi masih di kawasan Bekasi,” paparnya. Fer r y mengatakan, per usa- haan-per usahaan yang mend- ominasi di kawasan industri dari sektor logistik dan warehous- ing sebesar 32,24% serta otomotif sebesar 18,66%. Sedangkan sek- tor chemicals sebesar 10,19%, food & b e v e r a g e 8 , 5 % , e l e c t r o n - ics 1,87%, plastics 1,46% , oil and gas related 0,85%, manufacturing 0,40%, dan yang lainnya 16,60%.

industri seper ti Serang, Bogor, dan Karawang dinilai tidak banyak perubahan. “Segmen industrial tidak ban- yak perubahan di suplai. Hanya ada beberapa ekspansi industrial estate. Hanya beberapa yang mu- lai bergerak mengembangkan la- hannya,” kata dia. Ia memperkirakan, total penjualan pada 2016 hanya sekitar setengah dari perolehan pada 2015. Tahun ini, lanjut dia, masih ada prospek kawasan industri meningkat signi- fikan. Dia menjelaskan, perusahaan-per- usahaan yang ter us mengem- bangkan kawasan industri keban- yakan terkait perusahaan Jepang dan Tiongkok. Pada 2016, ia men- catat, total penjualan mencapai 68,7 hektare (ha) dan transaksi terbe- sar selama tahun 2016 berada di kawasan modern Cikande, Serang, Banten. Tahun ini, kawasan industri dinilai masih didominasi oleh penyewa lama yang telah ada sebelumnya

Widodo) untuk mewujudkan ‘ one city one factory’ ,” tutur dia. Keseriusan pemerintah dalam mewujudkan ‘ one city one fact- ory ’, antara lain, terlihat pada pro- gram kerja dan APBN yang difok- uskan pada konstruksi infrastruk- tur jalan dan listrik serta utilitas pendukung. Pasokan Jabodetabek Rahayu menjelaskan, kini, Jabodetabek menyumbang sekitar 12% dari total nilai konstruksi indus- tri. Sedangkan pada 2016 menjadi penyumbang terbesar. “Tingginya kontribusi Jabode­ tabek didorong oleh kesiapan kawasan itu untuk pembangunan pabrik/industri bar u, di saat menunggu kesiapan daerah lain terutama dari sisi infrastruktur dan utilitas dalam menyambut in- dustri,” paparnya. Menurut Ferry Salanto, pasokan kawasan industri di Jabodetabek dan sekitarnya berpeluang naik pada 2017. Sedangkan di kawasan

dustri anjlok 30,58% dibandingkan 2015. Namun, pada 2017, nilai kon- struksi di sektor industri dipre- diksi hanyamelemah sekitar 10,14%, menjadi Rp 32,2 triliun. “Skema kemudahan usaha dan suksesnya tax amnesty 2016 diperkirakan mampu menggeliatkan bisnis konstruksi, terutama sektor industri,” ujar Ra- hayu. Rahayu mengatakan lebih lan- jut, melemahnya nilai konstruksi sektor industri pada 2014 hingga 2017 sebenarnya tidak terlepas dari adanya lonjakan yang luar biasa pada 2013, yang menipiskan cadangan la- han industri di area Jabodetabek dan sekitarnya. Konstruksi sektor industri tumbuh 131,02% tahun 2013, didorong kesuksesan pertumbuhan industri sebesar 6,4% pada 2012, atau melebihi pertumbuhan produk do- mestik bruto (PDB) 6,2%. “Kelesuan pada 2014, antara lain, dikarenakan sudah tidak adanya la- han industri di area Jabodetabek dan sekitarnya. Hal ini mendorong pe- merintahan Jokowi (Presiden Joko

Oleh Edo Rusyanto dan Imam Mudzakir

11/10/DASP, mengenai batas maksimum suku bunga kartu kredit dari semula 2,95% menjadi 2,25% per bulan.

JAKARTA – Nilai konstruksi di sektor industri Indonesia pada 2017 diprediksi sekitar Rp 32,2 triliun. Hal ini, antara lain, ditopang ekspansi para pengembang yang menggarap hunian di kawasan industri sebagai salah satu sumber pendapatan berkesinambungan ( recurring income ). Demikian rangkuman pendapat Ketua Real Estat Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata, Senior Research Analyst BCI Asia Gusti Rahayu Anwar, dan Senior Associ- ate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto. Ketiganya dihubungi Investor Daily secara terpisah dari Jakarta, Senin (9/1) dan baru-baru ini. Rahayu menjelaskan, tahun ini, bisnis konstruksi sektor in- dustri memang masih minus, namun tidak separah tahun 2016. Tahun lalu, konstruksi sektor in-

>> 24

Bersambung ke hal 11

>> Investor Daily EDISI 2017 No. 4524

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan)

www.investorindonesia.co.id

Made with FlippingBook flipbook maker