ID190326

C

C

C

C

16 >>

23 >>

5 >>

money & banking

telecommunication

lifestyle

Reksa Dana CIPTA

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

M

MELENGKAPI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO Reksa Dana CIPTA BOND

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

Y

Investasi dalam reksa dana mengandung membaca dan memahami isi prospekt untuk berinvestasi dalam reksa dana. Ki merupakan indikasidarikinerjamasayang PTCiptadanaAssetManagementterdaftarda +62 21 2557 4883 SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL

CM bangsa Indonesia akan mengalami kemajuan sangat besar. Mari ikut serta memikirkan dalam digitalisasi bangsa Indonesia,” kata Mochtar. Ia mencatat, gejala yang kerap menghambat sebuah perusahaan besar, perusahaan keluarga, atau se- jumlah negara seperti Eropa Selatan dan Amerika Selatan untuk berke - bang adalah jebakan middle income , yakni saat pendapatan per kapita suatu negara mencapai US$ 5.000. Pada level itu, biaya tenaga kerja akan membubung, sehinggamereka yang tidak sensitif terhadap perubahan teknologi akan kalah bersaing. MY CY CMY K

www.ciptadana.com Ia juga menceritakan bagaimana perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Salah satunya adalah perubahan dari t ksi k nvensional menjadi taksi online. “Sebelumnya ada Bluebird yang bisa atur puluhan ribu sopir dan begitu tertib. Be- berapa bulan kemudian hadir Grab dan Uber, betapa hebatnya digital economy ,” kata Mochtar. Indonesia sendiri pun tidak bisa lolos dari ekonomi digital. Dengan kehadiran berbagai e-commerce dan e-pay, MochtaryakinekonomiIndone- sia ke depan bisa tumbuh lebih besar lagi. “Dengan e-commerce dan e-pay negara berpendapatan menengah. “Jepang mulai tidak sadar dilampaui Tiongkok,” kata Mochtar.

ALOKASI ASET YANG DINAMIS “Saya beberapa bulan lalu pergi ke kota yang kelas tiga di Tiongkok. Di situ saya lihat setiap orang bayar delivery dengan e-pay. Dua hari lalu saya ada di Tokyo lihat semua orang beli barang secara kontan,” kata Mochtar saat berbicara pada Rapat Kerja Nasional XVI Himpunan Pen- gusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Senin (27/3). Padahal, kata Mochtar, pem- bayaran menggunakan teknologi sangat memudahkan masyarakat sekaligus membuat efisiensi. Jika Je- pang tidak mengikuti perubahan ini, Jepangbisa terjebakdalamkelompok CM hari Terbit itu, sistem pembayaran masih konvensional, yaitu meng- gunakan uang tunai. MY CY CMY K

Oleh YosiWinosa dan Rahajeng KH

CM

CM

www.ciptadana.com JAKARTA - Founder Lippo Group Mochtar Riady menyatakan, In- donesia bisa belajar dari Tiongkok dalam mengembangk n ekonomi digital dan masyarakat digital. Negara yang sudah 30 tahun men- utup diri tersebut terbukti berhasil memanfaatkan ekonomi digital untuk memakmurkan rakyatnya. Menurut Mochtar, kemajuan teknologi pembayaran di Tiongkok sudah sangat pesat sehingga masyarakat yang ingin berbelanja tidak perlu repot-repot menyiapkan uang tunai. Namun, hal berbeda ditemui di Jepang. Di Negeri Mata-

MY

MY

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

+62 21 2557 4883

MY

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

Bersambung ke hal 11

n Mochtar Riady

indonesia

MEDIA HOLDINGS

SElasa 26 maret 2019

JAKARTA – Pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 114 poin (1,74%) ke level 6.411,25 pada perdagangan Senin (25/3) dinilai hanya sementara. Pasar sahamdiperkirakan segera robound . Pasar saham global jatuh pada awal perdagangan pekan ini, Senin (25/3). Indeks bursa Asia paling M Y CM MY CY Oleh Yosi Winosa JAKARTA – Kementerian Keuangan meminta agar para wajib p j k (WP) segera memanfaatkan kesemp tan mengikuti program a esti paj k ( tax amnesty ) dalam tiga hari terakhir yang tersisa, yakni hingga Jumat (31/3) pukul 24.00 WIB. Dengan realisasi program peng mpunan pajak yang masih di bawah target, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersiap-siap memeriksa para pengemplang pajak yang tidak memanfaatkan fasilitas ini. JAKARTA – Para bankir optimistis dapat mencetak pertumbuhan laba tinggi pada tahun ini, sei ing realisasi laba bersih industr perbankan pada Januari 2019 yang tumbuh 18,19% dari Rp 11,38 triliun menjadi Rp 13,45 triliun. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seluruh kelompok bank pada awal tahun ini mampu menorehkan pertumbuhan l b . JANUARI 2019, LABA BANK ASING TUMBUH 143% terdampak oleh aksi jual para investor. Selain IHSG yang melemah 1,74%, indeks Nikkei di Jepang turun tajam 3,01% menjadi 20.977,11. Sedangkan bursa Hong Kong, Shanghai (Tiongkok), Filipina, Malaysia, dan Singapura merosot mas- ing-masing 2,03%, 1,97%, 1,88%, 1,05%, dan 0,91% karena para investor mengkhawatirkan po- tensi resesi di Amerika Serikat (AS). Menjelang berakhirnya periode tax amnesty 1 Juli 2016-31 Maret 2017, deklarasi harta bersih repatri- asi baru berjumlah Rp 145,95 triliun per 28 Maret 2017 pukul 20.00WIB. Perolehan ini sekitar 14,6% dari target Rp 1.000 triliun dana WNI di luar negeri yang diharapkan pulang kampung. Wakil Menteri Keuangan (Wa- menkeu) Mardiasmo menyatakan, pihaknya akan all out hingga akhir bulan ini untuk meningkatkan jumlah peserta amnesti pajak yang signifikan. Oleh Nida Sahara dan Thomas E Harefa WP badan sekitar 2,47 juta, WP orang pribadi non-karyawan sekitar 5,24 juta, dan WP orang pribadi karyawan sekitar 22,53 juta. Berdasarkan surat pernyataan har ta (SPH), realisasi total te- busan mencapai Rp 108,87 triliun. Sedangkan realisasi tebusan ber- dasarkan surat setoran pajak (SSP) sekitar Rp 124 triliun, terdiri atas Rp 110 triliun pembayaran tebusan, pembayaran bukti perkara (bukper) Rp 1,08 triliun, dan pembayaran tunggakan sebesar Rp 12,5 triliun. Adapun dari dana tebusan Rp 108,87 triliun berdasarkan SPH, sebanyak Rp 13,27 triliun dari badan non-UMKM, dari badan UMKM sebesar Rp 511,81 miliar, dari orang pribadi (OP) non-UMKM Rp 88,07 triliun, serta dari OP UMKM Rp 7 triliun. Bawa Dana Pulang Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh www.ciptadana.com Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN +62 21 2557 4883 C CMY K PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM Pasar Saham Segera Rebound Tebusan ssP CaPai RP 124 T, RePaTRiasi RP 145,95 T Oleh F RioWinto dan Farid Firdaus Alfred Nainggolan

markets & corporate PF_SquareAds_CiptaSyariahEquity_160516.pdf 1 16/5/16 4:57 PM

IST

Street dibuka tur un, kemarin. Sekitar 20 menit sejak bel pem- bukaan perdagangan, indeks Dow Jones berada di level 25.427,59 atau turun 0,3%. Indeks S&P 500 juga turun 0,3% ke level 2.791,91 dan indeks Nasdaq turun 0,5% ke level 7.604,67. Investor Daily/David Gita Roza

Di Eropa, indeks-indeks utama saham turun pada sesi siang. Kinerja indeks London paling lemah. In- deks di zona euro juga turun tapi penurunannya ter ta- han oleh laporan indeks Ifo bahwa kepercayaan di antara pemimpin bisnis Jerman membaik pada Maret 2019, setelah turun enam bulan berturut-turut. S eme n t a r a i t u , Wa l l

C

Reksa Dana CIPTA SYARIAH EQUITY

M

Y

CM

Bersambung ke hal 11

MEMENUHI KEBUTUHAN INVESTASI SYARIAH ANDA

MY

INdUSTRIeS

CY

Kiswoyo Adi Joe

Capex Indo Tambang Naik Jadi US$ 121,9 Juta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menyiapkan belanja modal (capital Pasar Obat Generik US$ 605 Juta Pasar obat generik nasional tahun ini diprediksi mencapai US$ 605 juta (Rp 8,05 triliun). Jumlah ini sekitar 11% dari total pasar farm si nasional sebesar US$ 5,5 miliar. “Penggunaan obat generik terus meningkat setiap tahunnya, terlebih setelah adanya program Jaminan Kesehat n Nasional (JKN),” kata Direktur Eksekutif Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh +62 21 2557 4883 www.ciptadana.com n Y lius Kurniawan Gozali expenditure/capex) sebesar US$ 121,9 juta pada 2019 atau naik 110,53% dari penyerapan tahun lalu yang senilai US$ 57,9 juta. International Ph rmaceutic l Manufacturers Group (IPMG) Par lian Simanjuntak baru- baru ini. >> 13 > 8 RI-Thailand Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dolar Nilai perdagangan antara Indonesia dan Thailand yang menggunakan mata uang lokal (local currency settlement) atau tidak PLN Percepat Proses Pendanaan PLTU Jawa 4 PT PLN (persero) mempercepat ter- capainya tahap pendanaan (financial close) pembangunan pembangkit listrik Tanjung Jati B ekspansi 2 x 1.000 Megawatt (MW) dengan menandatangani dokumen Per- nyataan Dan Jaminan Sertifikat Tanggal menggunakan dolar Amerika Serikat (AS) mencapai Rp 121 miliar dalam kurun Janu- ari-Februari 2019. Pembiayaan Bersama. Nilai investasi untuk proyek ini mencapai Rp 44 triliun atau sekitar US$ 3,3 miliar. Biayai KPR, SMF Incar Penggalangan Dana Rp 12,2 Triliun BNI Pimpin Kredit Sindikasi Palapa Ring Paket Timur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bertindak sebagai mandated lead arranger (MLA) and bookrunner dalam proyek kredit sindikasi, untuk pemban- gunan proyek Jaringan Serat PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF tahun ini akan menggalang dana sebesar Rp 12,2 triliun yang terdiri atas pen- erbitan surat utang dan juga sekuritisasi. Penggalangan dana tersebut bertujuan untuk mendukung pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR). Optik Palapa Ring Paket Timur senilai Rp 4 triliun. >> 24 >> 24 >> 21 >> 9 mONey & BaNKING money & banking macro economics eN RGy

CMY

K

BeritaSatu Photo/UTHAN A RACHIM

Kredit sindikasi Rp 4 Triliun untuk Palapa Ring Paket Timur Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Iwan Putrama (lima dari kanan) bersama (dari kiri ke kanan) Pemilik PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak, Direktur Pemasaran Bank Sulselbar Rosmala Arifin, Group Head Graeter China Xin Hayan, Pemimpin Divisi LMC 1 Bank BNI Dedi Priambodo, Direktur Utama Palapa Timur Telematika (PTT) Leon M Kakisna, Pemimpin Unit Sindikasi Betty Noorbaiti, Plt Direktur Utama BPD Maluku & Maluku Utara Arief Burhanuddin, Direktur Utama BPD Papua F Zendrato, dan Direktur PT PTT Jimmy Kadir usai penandatanganan perjanjian kredit sindikasi sebesar Rp 4 triliun antara bank-bank sindikasi dengan PT PTT di Jakarta, Senin (27/3/2017). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner bersama empat bank lainnya menyalurkan kredit sindikasi senilai lebih dari Rp 4 triliun untuk membiayai Pemban- gunan Proyek Jaringan Serat Optik Palapa Ring Paket Timur. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai badan usaha proyek. Berita di halaman 24. Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV SMF Rp 2,51 Triliun Dari kiri ke kanan, Direktur PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna, Direktur PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)/ SMF Trisnadi Yulrisman, Dirut BEI Inarno Djajadi, Kasubdit KND II Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Dodok Dwihandoko, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo, Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Adang Sutara, Direktur SMF, Heliantopo (kanan) saat Seremonial Pencatatan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan IV SMF Tahap VIII Tahun 2019, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (25/3/2019). SMF telah menerbitkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV tahap VIII Tahun 2019, senilai Rp2,51 triliun dengan rating idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari PUB IV yang diupayakan SMF dalam menghimpun dana dengan target sebesar Rp 12 triliun. Obligasi tersebut terdiri atas dua seri, yaitu Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp522 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75% berjangka waktu 370 hari sejak tanggal emisi, dan Seri B, sebesar Rp1,989 triliun dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,45% berjangka waktu 3 tahun. Berita di halaman 24. KOnTRaK baRu beRLiMPaH Oleh Rausyan Fikry

Pertumbuhan laba bersih kelom- pok bank asing menempati peri- ngkat pertama sebesar 143%, dari Rp 703 miliar pada Januari 2018 menjadi Rp 1,71 triliun pada Januari 2019 ( year on year /yoy). Kelompok bank persero menempati peringkat kedua dengan pertumbuhan laba sebesar 18,93% dari Rp 4,86 triliun menjadi Rp 5,78 triliun. Peringkat ketiga ditempati kelompok bank campuran dengan pertumbuhan 9,47% dari Rp 454 miliar menjadi Rp 497 miliar. Sementara itu, laba bersih kelom- pok bank umum swasta nasional (BUSN) nondevisa tumbuh 4,89% dari Rp 143 miliar menjadi Rp 150 miliar. Kelompok bank pemban- gunan daerah (BPD) membukukan laba bersih Rp 1,11 triliun pada Januari 2019, tumbuh 4,72% diband- ingkan periode sama tahun lalu Rp 1,06 triliun. Sedangkan kelompok BUSN devisa mencetak laba bersih Rp 4,20 triliun pada Januari 2019, tumbuh tipis 0,72% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 4,17 triliun. Secara industri, OJK mencatat laba bersih perbankan pada Januari 2019 sebesar Rp 13,45 triliun, tum- buh 18,19% dibandingkan Januari 2018 sebesar Rp 11,38 triliun. Laba industri perbankan pada Januari 2019 ditopang oleh pendapatan bunga bersih ( net interest income / NII) yang mencapai Rp 31,18 triliun atau tumbuh 2,60% dari posisi Januari 2018 sebesar Rp 30,39 triliun. Kemu- dian, pendapatan non-operasional Januari sebesar Rp 2,04 triliun, naik tipis 0,49% (yoy). Sedangkan beban “DJP akan melayani WP hingga pukul 21.00 WIB, bahkan hingga tengah malam pada hari terakhir periode amnesti pajak. Di sisi lain, kami juga bersiap melakukan pe- meriksaan terhadap para pengem- plang pajak yang tidak meman- faatkan amnesti pajak. DJP kini mengantongi 6.000 lebih data pengemplang pajak yang bersum- ber dari data negara-negara G-20,” katanya di Jakarta, Senin (27/3). Berdasarkan data DJP hingga 28 Maret 2017 pukul 20.00 WIB, total harta tax amnesty mencapai Rp 4.667,37 triliun, terdiri atas deklarasi harta bersih repatriasi Rp 145,95 triliun, deklarasi harta bersih luar negeri Rp 1.027,74 triliun, dan deklarasi harta bersih dalam negeri Rp 3.493,68 triliun. Sedangkan jumlah WP yang menyerahkan SPH sebanyak 873.964. Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan total pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) yang sekitar 30,04 juta, terdiri atas

operasional selain bunga tercatat Rp 103,21 triliun, naik 106,92% (yoy). Menanggapi kinerja bank terse- but, Kepala Ekonom PT Bank Cent- ral Asia Tbk (BCA) David Sumual mengatakan, pertumbuhan laba ber- sih bank asing melonjak signifikan karena mulai gencar menyalurkan kredit. Bank-bank asing juga meraih pertumbuhan pendapatan berbasis komisi ( fee based income ) yang tinggi. Di samping itu, menurut David, tahun lalu terdapat beberapa bank asing yangmemiliki rasio kredit ber- masalah (non performing loan /NPL) cukup tinggi. Namun, NPL itu sudah selesai direstrukturisasi dan juga dihapusbuku (write off) sehingga turut memperbaiki perolehan laba tahun ini. “Bank asing itu fee based in- come -nya bagus, karena mereka masuk ke segmen yang profitable seperti wealth management. Pada kesempatan terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta ke- pada seluruh masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan pro- gram amnesti pajak sebelum be- rakhir pada 31 Maret. Pasalnya, setelahnya, pemerintah tidak lagi membuka pintu pengampunan bagi masyarakat yang tidak meman- faatkan program tersebut. Bersambung ke hal 2 Berita ter ait di hal 21

Dia menegaskan, tahun lalu emiten konstr uksi sebenarnya sudah mulai membukukan per- tumbuhan kontrak baru cukup signifikan. Tetapi perolehan kontrak baru masih dapat bertumbuh tahun ini, bahkan pada awal kuartal. Sebastian memprediksi harga saham Wika dapat mencapai Rp 3.100 tahun ini, dengan asumsi rasio harga berbanding laba per saham ( price to earning ratio /PER) sebesar 18,4 kali. Saat ini, WIKA diperd- agangkan pada harga Rp 2.430. Dia juga memperkirakan harga saham PP bakal menyentuh level Rp 5.000 tahun ini, dengan asumsi PERmencapai 13 kali. Saat ini, PTPP bertengger pada harga Rp 3.310. Di lain pihak, Executive Vice Pres- ident dan analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saat ini, performa indeks saham konstruksi melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG). Karena itu, saham-sahamunggulan di sektor konstruksi masih menjadi perhatian investor. “Potensial upside sektor konstruksi sebesar 15-16% tahun ini,” katanya.

realisasi hingga akhir Maret. Pada kuartal I-2016, nilai kontrak baru Adhi mencapai Rp 2,3 triliun. Sementara itu, lonjakan pada sebagian besar emiten BUMN konstruksi dirasakan oleh emiten yang memproduksi beton pracetak, yang juga anak usaha emiten kon- struksi. PTWijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi kontrak baru Rp 1,5 triliun pada kuartal I-2017, tumbuh 50% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 1 tri- liun. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bahkan meraih lonjakan kontrak baru hingga 520% menjadi Rp 4,2 triliun dari Rp 677 miliar. Untungkan Emiten Kepala Riset Trimegah Securities Sebastian Tobing mengatakan, kepu- tusan pemerintah terus mendorong pembangunan proyek-proyek in- frastrukturminimal hingga 2019 akan menguntungkan BUMN konstruksi. Dari empat emiten BUMN kon- struksi, dia menilai Wika dan PP lebih prospektif. Dua perusahaan tersebut masihmemiliki ruang untuk menggarap sejumlah proyek baru tahun ini. “ Balance sheet mereka bagus. Untuk mengerjakan kontrak baru kan membutuhkan modal kerja,” jelas Sebastian kepada In- vestor Daily di Jakarta, Senin (27/3). yang terus meningkat. Direktur Utama BRI Suprajarto sebelumnya menjelaskan, selain pe r t umbuhan k r ed i t UMKM, pendapatan berbasis komisi ( fee based income ) dan pendapatan operasional lainnya sepanjang tahun lalu meningkat 22,7% menjadi Rp 23,4 triliun dari posisi Desember 2017 yang sebesar Rp 19,1 triliun. “Pertumbuhan laba bersih ini salah satunya didorong dari kredit UMKM yang setara 76,5% dari total kredit BRI. Tahun ini mungkin target laba bersih hampir sama dengan 2018, kisaran 10-12%, kalau sekarang Rp 32,4 triliun, barangkali kalau 10% jadi Rp 36-37 triliun, tapi kami lebih ke persentase ya targetnya,” jelas Suprajar to di Jakarta, baru-baru ini. Sampai tahun lalu, perseroan penyaluran kredit mencapai Rp 843,6 triliun, meningkat 14,1% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang

JAKARTA – Sejumlah emiten BUMN konstruksi dan turunannya berlimpah kontrak bar u pada kuartal I-2017 seiring maraknya pembangunan proyek-proyek in- frastruktur. Ini tergolong fenomenal, mengingat kontrak baru yang dikan- tongi emiten pelat merah pada awal tahun biasanya relatif kecil karena mereka masih dalam proses tender dan persiapan. Hingga pertengahan Maret saja, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sudah berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp 13,3 triliun,meningkat 121% dibanding Rp 6,02 triliun pada kuartal I-2016. Sedangkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukukan kontrak baru Rp 8,6 triliun. Meski itu baru realisasi per akhir Februari, nilainya sudah 6% lebih tinggi dari realisasi sepanjang kuartal I-2016. AdapunPTPPTbk (PTPP)meraup kontrak baru senilai Rp 6,6 triliun hingga pertengahan Maret 2017. Realisasi kontrak tersebut sudah naik 10% dibandingkan realisasi selama kuartal I-2016 yang sebesar Rp 6 tri- liun. Sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga akhir Februari 2017. Belum ada informasi Bersambung ke hal 2 Oleh Devie Kania penerbitan sustainability bond ini mer upakan salah satu alternatif sumber pendanaan BRI untuk segmen UMKM. Dengan demikian, hal ini akan memperkuat bisnis BRI di segmen UMKM yang hingga Desember 2018 penyaluran kredit di segmen ini telah mencapai 76,5% dari total kredit BRI. “Keberhasilan penerbitan sustainability bond ini menunjukkan kepercayaan investor global terhadap komitmen praktik keuangan berkelanjutan yang dilakukan BRI,” pungkas Bambang. Kinerja Perusahaan Sementara itu, tahun lalu BRI m e m b u k u k a n l a b a b e r s i h konsolidasian mencapai Rp 32,4 triliun, meningkat 11,6% secara tahunan ( year on year/yoy ). Faktor pendorong pertumbuhan laba bersih tersebut yakni kredit ke sektor usaha mikro, kecil, danmenengah (UMKM) JAKARTA − PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) berharap regulator segera memberikan izin diversifikasi bisnis berupa jasa penilaian dan pen- etapan nilai pasar wajar ( fair market value ) bagi saham-saham emiten yang melantaidiBursaEfekIndonesia(BEI). Dengan adanya referensi terse- but, para investor dan pe angku kepentingan lai nya akan memiliki bekal informasi yang cukupmengenai nilai pasarwajar suatu sahamdi bursa.

Berit Satu Photo/UTHAN A RACHIM

Bersambung ke hal 2 Media Visit PHEI Direktur Utama Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) Yoyok Isharsaya (tengah) didampi gi Direktur PHEI Wahyu Trenggono (kiri) menerima cenderamata dari Pemimpin Redaksi Investor Daily, Maj lah Investor, Suara Pembaruan, Beritasatu.com Primus Dorimulu usai media visit ke redaksi Beritasatu Media Holdings di Beritasatu Plaza J karta, Senin (25/3/2019).

Bersambung ke hal 11

>> Investor DaIly eDIsI 2017 no. 4588

>> telp reDaksI: (021) 29957500, Iklan: (021) 29957500, sIrkulasI: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan rp 120.000 /bulan)

www.InvestorInDonesIa.co.ID

BRI Terbitkan Global Sustainability Bond US$ 500 Juta

JAKAR TA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menerbitkan global sustainability bond pertama di Indonesia sebesar US$ 500 juta yang memiliki tenor lima tahun dengan coupon rate sebesar 3,95% dibayar semi-annually . Penerbitan obligasi dengan skema berwawasan lingkungan ( green ) dan sosial ini merupakan penerbitan yang memenuhi standard sustainability bond Asean . Corporate Secretary BRI Bambang T r i b a r o t o me n g u n g k a p k a n , Penerbitan obligasi ini merupakan sustainability bond per tama dari perusahaan BUMN maupun dari lembaga keuangan di Indonesia. “Penerbitan sustainability bond ini merupakan bentuk komitmen BRI sebagai first mover dalam mengimplementasikan praktik keuangan berkelanjutan di Indonesia yang diprakarsai Otoritas Jasa

BRI,” ungkap dia. Dia menjelaskan, global bond BRI yang terbit tahun 2018 mendapatkan spread sebesar 195 basis poin (bps), atau sebesar 60 bps atas global bond yang diterbitkan pemerintah Indonesia. Yang terakhir, sustainable bond BRI mendapatkan spread yang juga sangat baik atas US Treasury yaitu sebesar 168 atau 35 bps atas global bond yang diterbitkan pemerintah RI. “Hebatnya, spread yang diperoleh BRI ini merupakan yang paling baik di antara perusahaan-perusahaan publik di Indonesia,” lanjut Bambang. Rendahnya s p r ead tersebut, tambah dia, sekaligus mencerminkan rendahnya risiko gagal bayar, terlihat dari rating yang diberikan oleh lembaga pemeringkat internasional, Fitch Rating memberi peringkat e s pek t a s i BBB - dan Mo o d y ’ s mengganjar dengan rating Baa2. Lebih lanjut Bambang mengatakan,

Keuangan (OJK),” kata Bambang dalam keterangan ter tulis yang diterima Investor Daily, Senin (25/3). Menurut Bambang, penawaran sustainability bond BRI ini berhasil menarik minat investor secara signifikan, ditunjukkan dari jumlah permintaan obligasi yang jauh lebih besar dibandingkan jumlah yang ditawarkan. Minat beli investor terhadap obligasi ini mencapai lebih dari US$ 4,1 miliar dibandingkan dengan nilai total obligasi yang ditawarkan sebesar US$ 500 juta, tingkat oversubscription mencapai lebih dari delapan kali. “BRI dengan kinerja keuangannya yang cemerlang selama lebih dari satu dekade berhasil memperoleh kepercayaan investor pasar modal baik nasional maupun internasional. Hal ini terbukti dari rendahnya spread terhadap US Treasury yang dikenakan pada global bond yang diterbitkan

senilai Rp 739,3 triliun. Dari sisi penghimpunan dana, BRI mencatat total dana pihak ketiga (DPK) sampai dengan kuartal keempat tahun 2018 sebesar Rp 944,3 triliun, meningkat 12,2% dari posisi tahun sebelumnya yang sebesar Rp 841,7 triliun. Selaras dengan per tumbuhan DPK, BRI meningkatkan dana murah ( current account saving account/CASA ) dari 59% menjadi 60,1% pada tahun lalu. Faktor lain pendorong profitabilitas a d a l a h k a r e n a BR I mamp u meningkatkan efisiensi dalam proses bisnisnya. Hal tersebut tercermin dari penurunan beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO), di mana BOPO akhir Desember 2018 tercatat 70% atau lebih rendah dibandingkandenganBOPODesember 2017 sebesar 70,7%. Selain itu, loan to deposit ratio (LDR) di angka yang cukup ideal di level 89,3% dan capital adequacy ratio (CAR) di angka 21,3%. (ris)

>> Investor Daily EDISI 2019 No. 5153

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan)

www.investorindonesia.co.id

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online