ID190622

16 >> 23

23 >>

13 >>

22 >>

15 >>

money & banking

markets & corporate

lifestyle & sports SPORTS

industries

family

indonesia PF_SquareAds_CiptaCash_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaBond_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM MEDIA HOLDINGS

PF_SquareAds_CiptaDinamika_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM rAbu 29 MArEt 2017

PF_SquareAd

C

C

C

C

Reksa Dana CIPTA sabtu/minggu 22-23 JUNI 2019 M

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

indonesia

MEDIA HOLDINGS

M

M

M

MELENGKAPI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO Reksa Dana CIPTA BOND

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

Y

Investasi dalam reksa dana mengand membaca dan memahami isi prosp untuk berinvestasi dalam reksa dan merupakan indikasidarikinerjamasa PTCiptadanaAssetManagementterdafta +62 21 2557 4883 SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL

CM bangsa Indonesia akan mengalami kemajuan sangat besar. Mari ikut serta memikirkan dalam digitalisasi bangsa Indonesia,” kata Mochtar. Ia mencatat, gejala yang kerap menghambat sebuah perusahaan besar, perusahaan keluarga, atau se- jumlah negara seperti Eropa Selatan dan Amerika Selatan untuk berke - bang adalah jebakan middle income , yakni saat pendapatan per kapita suatu negara mencapai US$ 5.000. Pada level itu, biaya tenaga kerja akan membubung, sehinggamereka yang tidak sensitif terhadap perubahan teknologi akan kalah bersaing. Investasi Migas Indonesia 2010-2019 (US$ Juta) Tahun Investasi Investasi Hulu Hilir TOTAL MY CY CMY K

www.ciptadana.com Ia juga menceritakan bagaimana perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Salah satunya adalah perubahan dari t ksi k nvensional menjadi taksi online. “Sebelumnya ada Bluebird yang bisa atur puluhan ribu sopir dan begitu tertib. Be- berapa bulan kemudian hadir Grab dan Uber, betapa hebatnya digital economy ,” kata Mochtar. Indonesia sendiri pun tidak bisa lolos dari ekonomi digital. Dengan kehadiran berbagai e-commerce dan e-pay, Mochtar yakinekonomi Indone- sia ke depan bisa tumbuh lebih besar lagi. “Dengan e-commerce dan e-pay negara berpendapatan menengah. “Jepang mulai tidak sadar dilampaui Tiongkok,” kata Mochtar.

ALOKASI ASET YANG DINAMIS “Saya beberapa bulan lalu pergi ke kota yang kelas tiga di Tiongkok. Di situ saya lihat setiap orang bayar delivery dengan e-pay. Dua hari lalu saya ada di Tokyo lihat semua orang beli barang secara kontan,” kata Mochtar saat berbicara pada Rapat Kerja Nasional XVI Himpunan Pen- gusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Senin (27/3). Padahal, kata Mochtar, pem- bayaran menggunakan teknologi sangat memudahkan masyarakat sekaligus membuat efisiensi. Jika Je- pang tidak mengikuti perubahan ini, Jepangbisa terjebakdalamkelompok CM hari Terbit itu, sistem pembayaran masih konvensional, yaitu meng- gunakan uang tunai. MY CY CMY K

CM DIPROYEKSIKAN CAPAI US$ 15,34 MILiAR TAHUN INI Oleh YosiWinosa dan Rahajeng KH

INFRASTRUCTURE

CM

IST

www.ciptadana.com JAKARTA - Founder Lippo Group Mochtar Riady menyatakan, In- donesia bisa belajar dari Tiongkok dalam mengembangk n ekonomi digital dan masyarakat digital. Negara yang sudah 30 tahun men- utup diri tersebut terbukti berhasil memanfaatkan ekonomi digital untuk memakmurkan rakyatnya. Menurut Mochtar, kemajuan teknologi pembayaran di Tiongkok sudah sangat pesat sehingga masyarakat yang ingin berbelanja tidak perlu repot-repot menyiapkan uang tunai. Namun, hal berbeda ditemui di Jepang. Di Negeri Mata-

MY

MY

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

+62 21 2557 4883

MY

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

Oleh Retno Ayuningtyas dan Euis Rita H rtati

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM Tebusan ssP CaPai RP 124 T, RePaTRiasi RP 145,95 T JAKARTA – Investasi minyak dan gas bumi (migas) nasional dalam tren naik ke depan dan diperkirakan mencapai US$ 15,34 miliar atau meningkat 20,9% tahun ini. Investasi sempat meluncur ke titik terendah dalam 10 tahun terakhir pada 2017, yakni hanya senilai US$ 11,04 miliar. n Mochtar Riady

2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

13.515,00 16.105,00 17.872,00 20.384,00 20.380,79 15.340,00 11.586,01 10.265,65 11.995,52 14.750,00

972,10 2.382,05 1.608,36 1.994,73 1.346,51 2.644,02 1.150,04 774,23 689,66 589,89

14.487,10 18.488,05 19.480,36 22.378,73 21.727,29 17.984,02 12.736,05 11.039,88 12.685,18 15.339,89

Bersambung ke hal 11

n Muhammad Awaluddin

Runway Ketiga Bandara Soetta

PF_SquareAds_CiptaSyariahEquity_160516.pdf 1 16/5/16 4:57 PM

Sumber: Kementerian ESDM

April, Perbankan Cetak Laba Rp 49 Triliun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat laba bersih industri perbankan mencapai Rp 49,91 triliun pada Januari-April 2019, meningkat 8,22% diband- ingkan dengan periode sama PLN Percepat Proses Pendanaan PLTU Jawa 4 PT PLN (persero) mempercepat ter- capainya tahap pendanaan (financial close) pembangunan pembangkit listrik Tanjung Jati B ekspansi 2 x 1.000 Megawatt (MW) dengan menandatangani dokumen Per- nyataan Dan Jaminan Sertifikat Tanggal >> 8 tahun sebelumnya yang sebesar Rp 46,12 triliun. Pembiayaan Bersama. Nilai investasi untuk proyek ini mencapai Rp 44 triliun atau sekitar US$ 3,3 miliar. Gubernur BI: Penurunan Bunga Acuan Hanya Masalah Waktu Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menandaskan, pihaknya membuka lebar peluang penurunan suku bunga acuan atau BI 7-Day ‘Reverse’ Repo Rate untuk beberapa waktu ke depan. Hal terse- BNI Pimpin Kredit Sindikasi Palapa Ring Paket Timur PT B nk Negar Indon sia (P rsero) Tbk (BNI) rtindak sebagai mandated lead arranger (MLA) and bookrunner dalam proyek kredit sindikasi, u tuk pemban- gunan pro ek Jaringan Serat mONey & BaNKING but akan diputuskan dengan mempertimbangkan tekanan eksternal yang mereda dan pergerakan arus modal di neraca pembayaran. Optik P l pa Ring Paket Timur senilai Rp 4 triliun. >> 9 >> 24 >> 16 macro economics Nilai Transaksi Harian di BEI Melonjak Selama pekan ini, data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) meningkat, paling tinggi terjadi pada rata-rata nilai Pasar Obat Generik US$ 605 Juta Pasar obat generik nasional tahun ini diprediksi mencapai US$ 605 juta (Rp 8,05 triliun). Jumlah ini sekitar 11% dari total pasar farmasi nasional sebesar US$ 5,5 miliar. “Penggunaan obat generik terus meningkat setiap tahunnya, terlebih setelah adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” kata Direktur Eksekutif International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) Parulian Simanjuntak baru- baru ini. >> 8 Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh +62 21 2557 4883 www.ciptadana.com markets & corporate transaksi harian yang melon- jak 31,32% menjadi Rp 11,38 triliun dibandingkan pekan sebelumnya yang sebesar Rp 8,66 triliun. >> 5 eNeRGy financial planning INdUSTRIeS ukan peninjauan perkemban- gan pembangunan runway ketiga Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Kamis (21/6). Reksa Dana CIPTA SYARIAH EQUITY MEMENUHI KEBUTUHAN INVESTASI SYARIAH ANDA Beroperasi Juli 2019 Presiden Joko Widodo (Jokowi) me- mastikan pembangunan runway (landasan pacu) ketiga Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta mulai beroperasi pada Juli 2019. Kepastian itu disampaikan Kepala Negara saat melak- >> 6

diri atas investasi hulu US$ 20,38 miliar dan investasi hilir US$ 1,99 miliar. (Lihat tabel). Ketua Indonesian Petroleum Association (IPA) Tumbur Parlin­ dungan mengatakan, meski sempat mengalami tren penurunan, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mendongkr k ke bali investasi mi-

C Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, tahun lalu, investasi migas senilai US$ 12,69 miliar, yang terdiri atas investasi hulu US$ 12,00 miliar dan investasi hilir US$ 0,69 miliar. Investasi migas tertinggi dalam 10 tahun terakhir tercapai pada 2013 senilai US$ 22,38 miliar, yang ter- M Oleh Yosi Winosa

sional,” papar Tumbur Parlindungan di Jakarta, kemarin.

bagi eksplorasi migas kita. Sekarang waktu yang tepat untuk melakukan reformasi total industri migas di Indonesia, setelah penerapan skema gross split yang dinilai sebagai salah satu instrumen yang mampu mem- perbaiki iklim investasi migas na­

gas nasional. Namun, hal ini mem- butuhkan pembenahan regulasi secara menyeluruh dan kepastian hukum sebagai syarat utamanya. “Makro ekonomi Indonesia paling menarik dibanding negara-negara Asia Tenggara lain. Jadi, ini potensi

C

Investor Daily/David Gita Roza Bersambung ke hal 11

M

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan ( tax amnesty ) dalam tiga hari terakhir yang tersisa, yakni hingga Jumat (31/3) pukul 24.00 WIB. Dengan realisasi program peng mpunan pajak yang masih di bawah target, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersiap-siap memeriksa para pengemplang pajak yang tidak memanfaatkan fasilitas ini. TAWARKAN HARGA SAHAM IPO RP 150-200 Oleh Farid Firdaus merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh www.ciptadana.com Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN JAKARTA – Kementerian Keuangan meminta agar para wajib pajak (WP) segera memanfaatkan kesempatan mengikuti program amnesti pajak +62 21 2557 4883 Y CM MY CY CMY K

Y

CM

MY

CY

CMY

K

Investor Daily/EMRAL

Menjelang berakhirnya periode tax amnesty 1 Juli 2016-31 Maret 2017, deklarasi harta bersih repatri- asi baru berjumlah Rp 145,95 triliun per 28 Maret 2017 pukul 20.00WIB. Perolehan ini sekitar 14,6% dari target Rp 1.000 triliun dana WNI di luar negeri yang diharapkan pulang kampung. Wakil Menteri Keuangan (Wa- menkeu) Mardiasmo menyatakan, pihaknya akan all out hingga akhir bulan ini untuk meningkatkan jumlah peserta amnesti pajak yang signifikan. “DJP akan melayani WP hingga pukul 21.00 WIB, bahkan hingga tengah malam pada hari terakhir periode amnesti pajak. Di sisi lain, kami juga bersiap melakukan pe- meriksaan terhadap para pengem- plang pajak yang tidak meman- faatkan amnesti pajak. DJP kini mengantongi 6.000 lebih data pengemplang pajak yang bersum- ber dari data negara-negara G-20,” katanya di Jakarta, Senin (27/3). Berdasarkan data DJP hingga 28 Maret 2017 pukul 20.00 WIB, total harta tax amnesty mencapai Rp 4.667,37 triliun, terdiri atas deklarasi harta bersih repatriasi Rp 145,95 triliun, deklarasi harta bersih luar negeri Rp 1.027,74 triliun, dan deklarasi harta bersih dalam negeri Rp 3.493,68 triliun. Sedangkan jumlah WP yang menyerahkan SPH sebanyak 873.964. Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan total pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) yang sekitar 30,04 juta, terdiri atas Bersambung ke hal 2 Oleh Arnoldus Kristianus BOGOR ‐ PT DMS Propertindo Tbk akan melakukan penawaran umum perdana ( initial public of- fering /IPO) saham dengan harga Rp 150-200 per unit. Pengembang properti, perhotelan, dan jasa man- ajeme hotel ini berharap mengan- tongi dana segar sekitar Rp 140 miliar hingga Rp 186,6 miliar dari aksi korporasi terseb t. Direktur Utama PT DMS Pro­ pertindo Tbk Muhamad Prapanca mengatakan, jumlah saham yang dilepas sebanyak 933 juta unit. Perseroan juga menerbitkan Waran Seri I sebanyak 2,87 miliar unit, berjangka waktu tiga tahun. Muhamad mengatakan, waran tersebut diberikan secara cu- ma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru, yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan penawaran umum yang dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek pada tanggal penjatahan. JAKARTA–Realisasi penerimaan perpajakan periode Januari-Mei 2019 me capai Rp 569,3 triliun, tumbuh melambat dibanding pe­ riode sama tahun lalu dari 14,5% menjadi 5,7%. Perlambatan terjadi akibat menurunnya realisasi pada beberapa sumber penerimaan. “Realisasi penerimaan pajak penghasilan (PPh) nonmigas tum- buh melambat. Sedangkan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM), bea masuk (BM), serta bea keluar (BK) tumbuh negatif,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Jumat (21/6). Menurut Menkeu, realisasi perpa- jakan yang tumbuh melambat pada Januari-Mei 2019 mencerminkan kondisi perekonomian nasional saat ini, baik yang dialami dunia usaha, maupun masyarakat secara keseluruhan. “Ini gambaranbahwa ekonomi kita agak mix . Sektor usaha ada tekanan,

WP badan sekitar 2,47 juta, WP orang pribadi non-karyawan sekitar 5,24 juta, dan WP orang pribadi karyawan sekitar 22,53 juta. Berdasarkan surat pernyataan har ta (SPH), realisasi total te- busan mencapai Rp 108,87 triliun. Sedangkan realisasi tebusan ber- dasarkan surat setoran pajak (SSP) sekitar Rp 124 triliun, terdiri atas Rp 110 triliun pembayaran tebusan, pembayaran bukti perkara (bukper) Rp 1,08 triliun, dan pembayaran tunggakan sebesar Rp 12,5 triliun. Adapun dari dana tebusan Rp 108,87 triliun berdasarkan SPH, sebanyak Rp 13,27 triliun dari badan non-UMKM, dari badan UMKM sebesar Rp 511,81 miliar, dari orang pribadi (OP) non-UMKM Rp 88,07 triliun, serta dari OP UMKM Rp 7 triliun. Bawa Dana Pulang Pada kesempatan terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta ke- pada seluruh masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan pro- gram amnesti pajak sebelum be- rakhir pada 31 Maret. Pasalnya, setelahnya, pemerintah tidak lagi membuka pintu pengampunan bagi masyarakat yang tidak meman- faatkan program tersebut.

Kredit sindikasi Rp 4 Triliun untuk Palapa Ring Paket Timur Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Iwan Putrama (lima dari kanan) bersama (dari kiri ke kanan) Pemilik PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak, Direktur Pemasaran Bank Sulselbar Rosmala Arifin, Group Head Graeter China Xin Hayan, Pemimpin Divisi LMC 1 Bank BNI Dedi Priambodo, Direktur Utama Palapa Timur Telematika (PTT) Leon M Kakisna, Pemimpin Unit Sindikasi Betty Noorbaiti, Plt Direktur Utama BPD Maluku & Maluku Utara Arief Burhanuddin, Direktur Utama BPD Papua F Zendrato, dan Direktur PT PTT Jimmy Kadir usai penandatanganan perjanjian kredit sindikasi sebesar Rp 4 triliun antara bank-bank sindikasi dengan PT PTT di Jakarta, Senin (27/3/2017). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner bersama empat bank lainnya menyalurkan kredit sindikasi senilai lebih dari Rp 4 triliun untuk membiayai Pemban- gunan Proyek Jaringan Serat Optik Palapa Ring Paket Timur. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai badan usaha proyek. Berita di halaman 24.

KOnTRaK baRu beRLiMPaH

Paparan IPO DMS Direktur Utama PT DMS Propertindo Tbk Muhamad Prapanca (tengah) bersama Direktur independen Antonius Bima, Direktur PT Accola Hotel Indonesia Haryadi, Direktur Operasional dan Proyek Tatang Sukmana, Direktur Keuangan Marwadi S Masyhur, VP Investment PT Danatama Makmur Sekuritas Jonni Effendi, Direktur Marketing Radjasa Barkah usai acara paparan Penawaran Umum Perdana Saham PT Danamata Makmur Sekuritas di Bogor, Jawa Barat, Jumat, (21/06/2019). Pengembang properti, perhotelan dan jasa manaje en hotel PT DMS Propertindo Tbk (DMS) menawarkan saham perdana ( initial public offering /IPO) dengan kisaran harga Rp 150 – Rp 200 per lembar. Jumlah saham yang dilepas sebanyak 933 juta lembar saham, sehingga DMS berpotensi mengantongi dana segar Rp 140 miliar hingga Rp 186 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Bersambung ke hal 2 Dirjen Pajak Kementerian Keuan- gan (Kemenkeu) Robert Pakpa- han mengemukakan, penurunan realisasi penerimaan pajak terjadi akibat dua hal, yaitu kondisi eko- nomi global dan dampak kebijakan pemerint h. Dia menegaskan, tahun lalu emiten konstr uksi sebenarnya sudah mulai membukukan per- tumbuhan kontrak baru cukup signifikan. Tetapi perolehan kontrak baru masih dapat bertumbuh tahun ini, bahkan pada awal kuartal. Sebastian memprediksi harga saham Wika dapat mencapai Rp 3.100 tahun ini, dengan asumsi rasio harga berbanding laba per saham ( price to earning ratio /PER) sebesar 18,4 kali. Saat ini, WIKA diperd- agangkan pada harga Rp 2.430. Dia juga memperkirakan harga saham PP bakal menyentuh level Rp 5.000 tahun ini, dengan asumsi PERmencapai 13 kali. Saat ini, PTPP bertengger pada harga Rp 3.310. Di lain pihak, Executive Vice Pres- ident dan analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saat ini, performa indeks saham konstruksi melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG). Karena itu, saham-sahamunggulan di sektor konstruksi masih menjadi perhatian investor. “Potensial upside sektor konstruksi sebesar 15-16% tahun ini,” katanya. realisasi penerimaannya meningkat signifikan. Sektor-sektor tersebut meliputi PPh Pasal 21 yang realisas- inya tumbuh 22,5%menjadi Rp 65,22 triliun, PPh orang pribadi tumbuh 14,5% menjadi Rp 7,62 triliun, dan PPh badan tumbuh 5,1% menjadi Rp 109,68 triliun. “PPN yang tumbuh negatif perlu diwaspadai karena tingginya restit- usi dan turunnya kinerja impor. PPh nonmigas cukup positif, tapi ada tekanan yang menyebabkan perlambatan pada PPh 22 impor, PPh 23, PPh 25/29 badan, PPh final, dan PPh 26 yang tumbuh negatif,” papar dia. Dampak Kebijakan

realisasi hingga akhir Maret. Pada kuartal I-2016, nilai kontrak baru Adhi mencapai Rp 2,3 triliun. Sementara itu, lonjakan pada sebagian besar emiten BUMN konstruksi dirasakan oleh emiten yang memproduksi beton pracetak, yang juga anak usaha emiten kon- struksi. PTWijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi kontrak baru Rp 1,5 triliun pada kuartal I-2017, tumbuh 50% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 1 tri- liun. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bahkan meraih lonjakan kontrak baru hingga 520% menjadi Rp 4,2 triliun dari Rp 677 miliar. Untungkan Emiten Kepala Riset Trimegah Securities Sebastian Tobing mengatakan, kepu- tusan pemerintah terus mendorong pembangunan proyek-proyek in- frastrukturminimal hingga 2019 akan menguntungkan BUMN konstruksi. Dari empat emiten BUMN kon- struksi, dia menilai Wika dan PP lebih prospektif. Dua perusahaan tersebut masihmemiliki ruang untuk menggarap sejumlah proyek baru tahun ini. “ Balance sheet mereka bagus. Untuk mengerjakan kontrak baru kan membutuhkan modal kerja,” jelas Sebastian kepada In- vestor Daily di Jakarta, Senin (27/3). Pencapaian tersebut, kataMenkeu, menyebabkan realisasi penerimaan perpajakan hanya tumbuh 5,7% pada Januari-Mei 2019 dibanding 14,5% pada periode sama tahun silam. Sri Mulyani mengungkapkan, ada beberapa sektor perpajakan yang

Oleh Rausyan Fikry

JAKARTA – Sejumlah emiten BUMN konstruksi dan turunannya berlimpah kontrak bar u pada kuartal I-2017 seiring maraknya pembangunan proyek-proyek in- frastruktur. Ini tergolong fenomenal, mengingat kontrak baru yang dikan- tongi emiten pelat merah pada awal tahun biasanya relatif kecil karena mereka masih dalam proses tender dan persiapan. Hingga pertengahan Maret saja, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sudah berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp 13,3 triliun,meningkat 121% dibanding Rp 6,02 triliun pada kuartal I-2016. Sedangkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukukan kontrak baru Rp 8,6 triliun. Meski itu baru realisasi per akhir Februari, nilainya sudah 6% lebih tinggi dari realisasi sepanjang kuartal I-2016. AdapunPTPPTbk (PTPP)meraup kontrak baru senilai Rp 6,6 triliun hingga pertengahan Maret 2017. Realisasi kontrak tersebut sudah naik 10% dibandingkan realisasi selama kuartal I-2016 yang sebesar Rp 6 tri- liun. Sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga akhir Februari 2017. Belum ada informasi migas Rp 26,3 triliun. Sri Mulyani menambahkan, real- isasi penerimaan PPN dan PPnBM turun 4,4% dari periode sama tahun lalu (Rp 181,3 triliun), BM berkur- ang 3,34% (Rp 15,4 triliun), dan BK menyusut 46,28% (Rp 2,8 triliun).

Bersambung ke hal 2 Berita terkait di hal 21

Sri Mulyani Indrawati

tetapi pekerja dan orang pribadi masih cukup kuat membayar pajak di atas 20%. Kita harus hati-hati dalam membaca ekonomi pada Mei, ter- utama yang tumbuhnegatif,” ujar dia. Menkeu menjelaskan, realisasi penerimaan perpajakan sebesar Rp 569,3 triliun pada Januari-Mei 2019 terdiri atas PPh nonmigas Rp 294,1 triliun, PPN/PPnBMRp 173,3 triliun, cukai Rp 56,2 triliun, BM Rp 15 triliun, BK Rp 1,5 triliun, dan PPh

Bersambung ke hal 2

>> Investor DaIly eDIsI 2017 no. 4588 >> Investor Daily EDISI 2019 No. 5216

>> telp reDaksI: (021) 29957500, Iklan: (021) 29957500, sIrkulasI: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812 >> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan rp 120.000 /bulan) >> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan)

www.InvestorInDonesIa.co.ID www.investorindonesia.co.ID

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online