ID190710

16 >>

24 >>

5 >>

money & banking

TELECOMMUNICATION

lifestyle & sports

16 >>

23 >>

13 >>

money & banking

markets & corporate

lifestyle & sports

indonesia indonesia

MEDIA HOLDINGS

rabu 10 JULI 2019

PF_SquareAds_CiptaBond_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM MEDIA HOLDINGS

PF_SquareAds_CiptaDinamika_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM rAbu 29 MArEt 2017

PF_SquareAds_CiptaCash_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_

BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

property

Reksa Dana CIPTA Nyoman Yetna (keempat kiri) mendampingi Presiden Direktur PT Asuransi Jiwa Sinarmas MISG Tbk Hamid Hamzah (keempat kanan), Direktur Utama PT DMS Propertindo Mohamad Prapanca (ketiga kanan), Direktur Utama PT Fuji Finance Indonesia Anita Marta (kedua kiri) dan Komisaris Utama PT Eastparc Hotel Tbk Faisel bin Abdullah Abdat (kiri) memencet tombol saat pencatatan perdana saham ke empat perusahaan tersebut di BEI, di Jakarta, Selasa (9/7/19). Ke empat emiten tersebut m sing-masing menjadi perus haan ke 25, 26, 27 dan 28 yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 2019. Berita di hal man 14. C Empat Emiten Listing Bersama Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede M Y MY CY CMY K

ist

C

C

C

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

MELENGKAPI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO Reksa Dana CIPTA BOND

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y

Y

Y

Investasi dalam reksa dana mengandung membaca dan memahami isi prospekt untuk berinvestasi dalam reksa dana. Ki merupakan indikasidarikinerjamasayang PTCiptadanaAssetManagementterdaftarda +62 21 2557 4883 SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL

CM bangsa Indonesia akan mengalami kemajuan sangat besar. Mari ikut serta memikirkan dalam digitalisasi bangsa Indonesia,” kata Mochtar. Ia mencatat, gejala yang kerap menghambat sebuah perusahaan besar, perusahaan keluarga, atau se- jumlah negara seperti Eropa Selatan dan Amerika Selatan untuk berke - bang adalah jebakan middle income , yakni saat pendapatan per kapita suatu negara mencapai US$ 5.000. Pada level itu, biaya tenaga kerja akan membubung, sehinggamereka yang tidak sensitif terhadap perubahan teknologi akan kalah bersaing.

www.ciptadana.com Ia juga menceritakan bagaimana perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Salah satunya adalah perubahan dari t ksi k nvensional menjadi taksi online. “Sebelumnya ada Bluebird yang bisa atur puluhan ribu sopir dan begitu tertib. Be- berapa bulan kemudian hadir Grab dan Uber, betapa hebatnya digital economy ,” kata Mochtar. Indonesia sendiri pun tidak bisa lolos dari ekonomi digital. Dengan kehadiran berbagai e-commerce dan e-pay, MochtaryakinekonomiIndone- sia ke depan bisa tumbuh lebih besar lagi. “Dengan e-commerce dan e-pay negara berpendapatan menengah. “Jepang mulai tidak sadar dilampaui Tiongkok,” kata Mochtar.

ALOKASI ASET YANG DINAMIS “Saya beberapa bulan lalu pergi ke kota yang kelas tiga di Tiongkok. Di situ saya lihat setiap orang bayar delivery dengan e-pay. Dua hari lalu saya ada di Tokyo lihat semua orang beli barang secara kontan,” kata Mochtar saat berbicara pada Rapat Kerja Nasional XVI Himpunan Pen- gusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Senin (27/3). Padahal, kata Mochtar, pem- bayaran menggunakan teknologi sangat memudahkan masyarakat sekaligus membuat efisiensi. Jika Je- pang tidak mengikuti perubahan ini, Jepangbisa terjebakdalamkelompok CM hari Terbit itu, sistem pembayaran masih konvensional, yaitu meng- gunakan uang tunai. MY CY CMY K

Oleh YosiWinosa dan Rahajeng KH

CM

CM

www.ciptadana.com JAKARTA - Founder Lippo Group Mochtar Riady menyatakan, In- donesia bisa belajar dari Tiongkok dalam mengembangk n ekonomi digital dan masyarakat digital. Negara yang sudah 30 tahun men- utup diri tersebut terbukti berhasil memanfaatkan ekonomi digital untuk memakmurkan rakyatnya. Menurut Mochtar, kemajuan teknologi pembayaran di Tiongkok sudah sangat pesat sehingga masyarakat yang ingin berbelanja tidak perlu repot-repot menyiapkan uang tunai. Namun, hal berbeda ditemui di Jepang. Di Negeri Mata-

MY

MY

CY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

+62 21 2557 4883

MY

CMY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh n Budi Satria

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

PP Properti Gandeng BTN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan PT PP Properti Tbk sepakat ber- gandengan dalam penyediaan kredit pemi- likan rumah dan kredit pemilikan aparte- men (KPR/KPA) besutan PP Properti.

Bersambung ke hal 11

n Mochtar Riady

Kerja sama itu diharapkan mampu mendongkrak penju- alan PP Properti menjadi Rp 1,3 triliun hingga akhir 2019.

>> 22

Tebusan ssP CaPai RP 124 T, RePaTRiasi RP 145,95 T

PF_SquareAds_CiptaSyariahEquity_160516.pdf 1 16/5/16 4:57 PM

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM

markets & corporate

C

C

Investor Daily/David Gita Roza Orang mulai investasi lagi, karena masyarakat masih menunggu kapan bunga turun,” tutur Winang. Tumbuh Dua Digit Secara terpisah, Direktur Kon- sumer PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan mengungkapkan, sampai semester I tahun ini, per- tumbuhan KPR perseroan masih bisa tumbuh dua digit, mencapai 13% (yoy). CIMB Niaga akan terus menjaganya pada kisaran 13% (yoy). “Saat ini secara year on year KPR por tofolio kami tumbuh sekitar 13%. Kami harapkan tetap tumbuh demikian sampai akhir tahun ini,” ujar dia. Lani menambahkan, perseroan mencoba menaikkan pangsa pasar dan menarik minat masyarakat dengan berbagai program dan promo yang ditawarkan. “Saat ini kami coba menaikkan market share di luar KPR subsidi yang kami tidak ada. Lewat proses yang bagus pastinya,” tegas dia.

Perkembangan Kredit Perbankan dari Tahun Ke Tahun (Triliun Rp)

Oleh Yosi Winosa leh Nida Sahara

DPR Soroti Kebijakan Subsidi dan Utang Negara Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyampaikan sejumlah masukan untuk pemerintah dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020. Ini dilakukan agar penyusunan APBN 2020 lebih baik dan mengakomoasi kepentingan seluruh pihak. >> 21 PLN Percepat Proses Pendanaan PLTU Jawa 4 PT PLN (persero) mempercepat ter- capainya tahap pendanaan (financial close) pembangunan pembangkit listrik Tanjung Jati B ekspansi 2 x 1.000 Megawatt (MW) dengan me andatangani dokum n Per- nyata n Dan J minan Sertifikat Tanggal P mbi yaan Bersama. Nilai investasi untuk proyek ini m c i Rp 44 triliu tau sekitar US$ 3,3 mili r. BNI Pimpin Kredit Sindikasi Palapa Ring Paket Timur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bertindak sebagai mandated lead arranger (MLA) and bookrunner dalam proyek kredit sindikasi, untuk pemban- gunan proyek Jaringan Serat >> 9 mONey & BaNKING money & banking Trada Didanai Adaro US$ 100 Juta, Gunung Bara Jadi Jaminan PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) mendapat pinjaman dari Adaro Capital Ltd sebesar US$ 100 juta. Untuk itu, Trada men- jaminkan 100% saham anak usahanya, PT International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPM ) Parulian Simanjuntak baru- baru ini. >> 8 Gunung Bara Utama, kepada perusahaan investasi milik PT Adaro Energy Tbk (ADRO) tersebut. eNeRGy Dua Bank Besar Jaga NPL Kartu Kredit di Bawah 2% PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) tahun ini menjaga rasio kredit bermasalah ( non performing loan /NPL) kartu kredit di bawah 2%. Optik Palapa Ring Paket Timur senilai Rp 4 triliun. macro economics >> 24 >> 23 >> 14 Grup Panin Ditengarai Mulai Kuasai Jababeka Grup Panin ditengarai mulai menguasai PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA). Mu’min Ali Gunawan, pendiri Grup Panin, tercatat sebagai pemegang 21,08% saham Jababeka. Berdasarkan data yang dihimpun Investor Daily , nama Mu’min Ali Gunawan semula tak Pasar Ob t Generik US$ 605 Juta Pasar obat generik nasional tahun ini diprediksi mencapai US$ 605 juta (Rp 8,05 triliun). Jumlah ini sekitar 11% dari total pasar farmasi nasional sebesar US$ 5,5 miliar. “Penggunaan obat generik terus meningkat setiap tahunnya, terlebih setelah adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” kata Direktur Eksekutif INdUSTRIeS Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh +62 21 2557 4883 www.ciptadana.com Reksa Dana CIPTA SYARIAH EQUITY MEMENUHI KEBUTUHAN INVESTASI SYARIAH ANDA markets & corpo ate >> 13 ada dalam daftar pemegang saham yang mencapai 5% atau lebih pada 2016.

M

M

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan ( tax amnesty ) dalam tiga hari terakhir yang tersisa, yakni hingga Jumat (31/3) pukul 24.00 WIB. Dengan realisasi program peng mpunan pajak yang masih di bawah target, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersiap-siap memeriksa para pengemplang pajak yang tidak memanfaatkan fasilitas ini. RT -Industri perbankan masih agresif menggenjot penyaluran kredit prop rti, meski tren permintaan kredit properti tengah menurun. Agresivitas bank di sektor properti akan turut mendongkrak penyaluran kredit secara keseluruhan karena kredit properti memiliki porsi sekitar 18% terhadap total kredit perbankan. merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh www.ciptadana.com Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN JAKARTA – Kementerian Keuangan meminta agar para wajib pajak (WP) segera memanfaatkan kesempatan mengikuti program amnesti pajak J +62 21 2557 4883 Y CM MY CY CMY K

Y

CM

MY

CY

CMY

5,255.9

5,321.0

5,451.8

5,322.0

5,217.1

5,341.0

4,763.7

4,402.7

4,083.2

K

937.30

953.88

962.02

986.29

938.21

927.35

806.51

713.42

620.46

WP badan sekitar 2,47 juta, WP orang pribadi non-karyawan sekitar 5,24 juta, dan WP orang pribadi karyawan sekitar 22,53 juta. Berdasarkan surat pernyataan har ta (SPH), realisasi total te- busan mencapai Rp 108,87 triliun. Sedangkan realisasi tebusan ber- dasarkan surat setoran pajak (SSP) sekitar Rp 124 triliun, terdiri atas Rp 110 triliun pembayaran tebusan, pembayaran bukti perkara (bukper) Rp 1,08 triliun, dan pembayaran tunggakan sebesar Rp 12,5 triliun. Adapun dari dana tebusan Rp 108,87 triliun berdasarkan SPH, sebanyak Rp 13,27 triliun dari badan non-UMKM, dari badan UMKM sebesar Rp 511,81 miliar, dari orang pribadi (OP) non-UMKM Rp 88,07 triliun, serta dari OP UMKM Rp 7 triliun. Bawa Dana Pulang Pada kesempatan terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta ke- pada seluruh masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan pro- gram amnesti pajak sebelum be- rakhir pada 31 Maret. Pasalnya, setelahnya, pemerintah tidak lagi membuka pintu pengampunan bagi masyarakat yang tidak meman- faatkan program tersebut. dari total outstanding penyaluran kredit senilai Rp 5.217,1 triliun. Pada Mei 2019, kredit properti mencapai Rp 986,29 triliun, naik 6,45, dengan kontribusi 18% terhadap total out- standing penyaluran kredit senilai Rp 5.451,8 triliun. (Lihat tabel) Tahun Depan Menggeliat Ch i e f Ec onomi s t PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Winang Budoyo mem- perkirakan kredit pemilikan rumah (KPR) industri perbankan tahun ini tumbuh 11-13% secara tahunan ( year on year/ yoy). Pada semester I tahun depan, KPR industri mulai menggeliat dari sisi permintaan. “Mungkin masyarakat punya persepsi demikian karena melihat suku bunga kredit belum turun. Mereka masih punya persepsi KPR mahal. Harusnya sih kalau BI men- urunkan bunga acuan, itu pertanda era bunga mahal berakhir. Ke depan,

JAKARTA - Pemerintah mer- ilis aturan pemberian insentif fiskal pengurangan pajak di atas 100% ( superdeduction tax ), untuk per usahaan yang berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta pene- litian. Insentif tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 45 Tahun 2019 tentang Peru- bahan Atas PP No 94 Tahun 2010 tentang Penghitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan. “PP ini untukmemberikan insentif perpajakan atas biaya yang mereka keluarkan dalam rangka membiayai research maupun vokasi. Bisa di- biayakan dan mengurangi pajak hingga bahkan 200% dan 300%,” ucap Menteri Keuangan Sri Muly- ani Indrawati usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPR, Jakarta, “DJP akan melayani WP hingga pukul 21.00 WIB, bahkan hingga tengah malam pada hari terakhir periode amnesti pajak. Di sisi lain, kami juga bersiap melakukan pe- meriksaan terhadap para pengem- plang pajak yang tidak meman- faatkan amnesti pajak. DJP kini mengantongi 6.000 lebih data pengemplang pajak yang bersum- ber dari data negara-negara G-20,” katanya di Jakarta, Senin (27/3). Berdasarkan data DJP hingga 28 Maret 2017 pukul 20.00 WIB, total harta tax amnesty mencapai Rp 4.667,37 triliun, terdiri atas deklarasi harta bersih repatriasi Rp 145,95 triliun, deklarasi harta bersih luar negeri Rp 1.027,74 triliun, dan deklarasi harta bersih dalam negeri Rp 3.493,68 triliun. Sedangkan jumlah WP yang menyerahkan SPH sebanyak 873.964. Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan total pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) yang sekitar 30,04 juta, terdiri atas Oleh Arnoldus Kristianus dan Triyan Pangastuti Berdasarkan survei konsumen BI, jumlah responden yangmenyatakan ada kemungkinan membeli atau membangun rumah dalam 12 bulan mendatang sedikit turun dari 28,8% menjadi 28,2%. Data BI menyebutkan, penyaluran kredit ke sektor proper ti pada Januari-Mei 2019 menunjukkan tren meningkat, kendati tidak terlampau pesat. Pada Januari 2019, kredit yang disalurkan ke sektor properti men- capai Rp 927,35 triliun atau 17,8% Menjelang berakhirnya periode tax amnesty 1 Juli 2016-31 Maret 2017, deklarasi harta bersih repatri- asi baru berjumlah Rp 145,95 triliun per 28 Maret 2017 pukul 20.00WIB. Perolehan ini sekitar 14,6% dari target Rp 1.000 triliun dana WNI di luar negeri yang diharapkan pulang kampung. Wakil Menteri Keuangan (Wa- menkeu) Mardiasmo menyatakan, pihaknya akan all out hingga akhir bulan ini untuk meningkatkan jumlah peserta amnesti pajak yang signifikan. Sementara itu, Bank Indonesia (BI) dalam survei konsumen Juni 2019 mencatat jumlah responden yang menyatakan sangat mungkin untuk membeli atau membangun rumah dalam 12 bulan mendatang (Juli 2019 sampai Juni 2020) men- urun dari 7,5% menjadi 6,7%. Hal itu mencer inkan permintaan ( demand ) kredit properti, seperti kredit pemilikan rumah (KPR), juga masih lesu.

2015 2016 2017 2018 2019 Jan 2019 Feb 2019 Mar 2019 Apr 2019 Mei*

*Data Sementara

Properti

Total Kredit

Sumber: BI

Kredit sindikasi Rp 4 Triliun untuk Palapa Ring Paket Timur Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Iwan Putrama (lima dari kanan) bersama (dari kiri ke kanan) Pemilik PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak, Direktur Pemasaran Bank Sulselbar Rosmala Arifin, Group Head Graeter China Xin Hayan, Pemimpin Divisi LMC 1 Bank BNI Dedi Priambodo, Direktur Utama Palapa Timur Telematika (PTT) Leon M Kakisna, Pemimpin Unit Sindikasi Betty Noorbaiti, Plt Direktur Utama BPD Maluku & Maluku Utara Arief Burhanuddin, Direktur Utama BPD Papua F Zendrato, dan Direktur PT PTT Jimmy Kadir usai penandatanganan perjanjian kredit sindikasi sebesar Rp 4 triliun antara bank-bank sindikasi dengan PT PTT di Jakarta, Senin (27/3/2017). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner bersama empat bank lainnya menyalurkan kredit sindikasi senilai lebih dari Rp 4 triliun untuk membiayai Pemban- gunan Proyek Jaringan Serat Optik Palapa Ring Paket Timur. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai badan usaha proyek. Berita di halaman 24. bunga bakal turun, saat itulah KPR berpotensi mulai naik lagi,” ujar Win- angkepada Investor Daily saat ditemui di GedungDPR, Jakarta, Selasa (9/7). Winang menjelaskan, pada s ester II tahun ini, permi taan KPR juga belum meningkat di segmen menengah tas. Pasalnya, rumah kelas menengah atas bias- any untuk investasi. properti,” papar Winang. Menurut dia, pada akhir kuartal III-2019, BI kemungkinkan mulai menurunk n suku bunga acuan ( BI 7-day Reverse Repo Rate /BI 7-DRRR) seb sar 25 basis poin (bps), meski hal itu tetap tergantung keputusan Bank Sentral AS, The Federal Re- s rve (The Fed). Di sisi lain, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Maryono mengatakan, tahun ini pihakny me argetkan pertumbuh kredit sebesar 15-16% (yoy). Target tersebut sudah dire- visi dari semula 17% (yoy) karena permintaan kredit untuk KPR non- subsidi menurun.

Saat terjadi penurunan bunga acuan tersebut, kata Winang, masyarakat jug belum yakin perb- nkan mulai menurunkan bunga KPR. Dengan demikian, masyarakat setidaknya menunggu hingga awal semester I-2020. Setelah itu, baru banyak permintaan. “Secara total ya di semua segmen, pada semester pertama tahun de- pan kemungkinan menggeliat lagi.

KOnTRaK baRu beRLiMPaH “Kalau r um h kecil itu per- mi taanny p sti selalu ad ya , kar n harg y masih mu ah. Biasanya yang beli rumah kecil itu orang yang baru punya rumah per- tama kali, jadi benar-benar ditempati, bukan untuk investasi. Sedangkan rumah kalangan menengah atas untuk investasi. Dalam kondisi sekarang, orang menunda investasi

Bersambung ke hal 11

Bersambung ke hal 2 Selain Kres a Sekur tas, men- ur t Sur yandy, pihakny kan menggand g sat sekuritas asing dan satu sekuritas lokal lain ya untuk menjadi penjamin emisi ( underwriter ) IPO saham Digital Mediatama. Dia menegaskan, tahun lalu emiten konstr uksi sebenarnya sudah mulai membukukan per- tumbuhan kontrak baru cukup signifikan. Tetapi perolehan kontrak baru masih dapat bertumbuh tahun ini, bahkan pada awal kuartal. Sebastian memprediksi harga saham Wika dapat mencapai Rp 3.100 tahun ini, dengan asumsi rasio harga berbanding laba per saham ( price to earning ratio /PER) sebesar 18,4 kali. Saat ini, WIKA diperd- agangkan pada harga Rp 2.430. Dia juga memperkirakan harga saham PP bakal menyentuh level Rp 5.000 tahun ini, dengan asumsi PERmencapai 13 kali. Saat ini, PTPP bertengger pada harga Rp 3.310. Di lain pihak, Executive Vice Pres- ident dan analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saat ini, performa indeks saham konstruksi melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG). Karena itu, saham-sahamunggulan di sektor konstruksi masih menjadi perhatian investor. “Potensial upside sektor konstruksi sebesar 15-16% tahun ini,” katanya. Suryandy Jahja Kresna rivate Equity ada 25%, da teman-te n founder yang lain memil ki 40%,” kata ia di J karta, Selas (9/7).

realisasi hingga akhir Maret. Pada kuartal I-2016, nilai kontrak baru Adhi mencapai Rp 2,3 triliun. Sementara itu, lonjakan pada sebagian besar emiten BUMN konstruksi dirasakan oleh emiten yang memproduksi beton pracetak, yang juga anak usaha emiten kon- struksi. PTWijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi kontrak baru Rp 1,5 triliun pada kuartal I-2017, tumbuh 50% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 1 tri- liun. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bahkan meraih lonjakan kontrak baru hingga 520% menjadi Rp 4,2 triliun dari Rp 677 miliar. Untungkan Emiten Kepala Riset Trimegah Securities Sebastian Tobing mengatakan, kepu- tusan pemerintah terus mendorong pembangunan proyek-proyek in- frastrukturminimal hingga 2019 akan menguntungkan BUMN konstruksi. Dari empat emiten BUMN kon- struksi, dia menilai Wika dan PP lebih prospektif. Dua perusahaan tersebut masihmemiliki ruang untuk menggarap sejumlah proyek baru tahun ini. “ Balance sheet mereka bagus. Untuk mengerjakan kontrak baru kan membutuhkan modal kerja,” jelas Sebastian kepada In- vestor Daily di Jakarta, Senin (27/3). Oleh Farid Firdaus

Oleh Rausyan Fikry

untuk kegiatan usaha utama --, yang dibebankan dalam jangka waktu tertentu. “Insentif diberikan kepada (pertama) WP badan dalam negeri yang melakukan penanaman modal baru atau perluasan usaha pada bi- dang usaha tertentu. Ini khususnya merupakan industri padat karya dan tidak mendapatkan fasilitas,” tulis PP tersebut. Kedua, sebagaimana diatur Pasal 29 B, fasilitas tersebut juga diberikan bagi WP badan dalam negeri yang menyelenggarakan kegiatan praktik kerja, pemagan- gan, atau pembelajaran, dalam rangka pembinaan dan pengemban- gan sumber daya manusia berbasis kompetensi tertentu. WP ini dapat diberi pengurangan penghasilan bruto paling tinggi 200% dari jum- lah biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut. JAKARTA – Sejumlah emiten BUMN konstruksi dan turunannya berlimpah kontrak bar u pada kuartal I-2017 seiring maraknya pembangunan proyek-proyek in- frastruktur. I i tergolong fenomenal, m ngi gat kontrak baru yang dikan- tongi e iten pelat merah p da awal tahun bias nya relatif kecil karena merek masih dalam proses ten er dan persi p n. Hingg pertengahan Maret s ja, PT Wijaya Kary Tbk (WIKA) udah berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp 13,3 triliun,meningkat 121% dib nding Rp 6,02 triliun pada k artal I-2016. Sedangkan PT Waskita Kary Tbk (WSKT) me bukuka kontrak baru Rp 8,6 triliun. Meski itu b ru realisasi per akhir F bruari, nilainy sudah 6% lebih tinggi dari realisasi sepa jang kuart l I-2016. Ada unPTPPTbk (PTP )merau kontrak baru senilai Rp 6,6 triliun hingga ertengahan Maret 2017. Realisasi kontrak terseb t sudah naik 10% dib dingkan realisasi selama kuartal I-2016 yang sebesar Rp 6 tri- liun. Sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga akhir Februari 2017. Belum ada informasi Bersambung ke hal 2

JAKARTA – PT Kres a Graha Investam Tbk (KREN) sedang memfi alisasi aksi penawaran mum perdana ( initial public of- fering /IPO) saham entitas usaha perseroan, PT Digital Mediatam Maxima. Perusah an tersebut ber- encana melepas hingga 30% saham IPO tahun ini dengan target dana berkisar Rp 300-500 miliar. Managing Director Kresna Gr ha Investama Suryandy Jahja mengungkapkan, Digital Me- diatama dalah anak usaha PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), yang er upakan bagi n dari grup perseroan. Digi al Medi- ata a bergerak di bidang perd- agang n dig t l dan cloud advert- ising exchange platform . Dalam aksi IPO itu, Digital Mediatama bak l m nggunakan dasar valuas laporan keuangan April 2019. “S suna kepemilikan pada Digital Mediatama ini adalah 30% saham milik NFC, PT M Cash In- tegrasi (MCAS) punya 5% saham,

Bersambung ke hal 2 Berita terkait di hal 21

Sri Mulyani Indrawati

Selasa (9/7). Sementara itu, sebagaimana dirilis laman Setkab pada Selasa (9/7), PP tersebut ditandatangani Presiden JokoWidodo pada 25 Juli 2019. Pasal 29 A ayat 1 PP itu menyebutkan, wajib pajak (WP) dapat diberi fa- silitas pajak penghasilan, berupa pengurangan penghasilan neto sebesar 60% dari jumlah penanaman modal berupa aktiva tetap berwujud -- termasuk tanah yang digunakan

Bersambung ke hal 11

>> Investor DaIly eDIsI 2017 no. 4588 i E ISI 9 N . 5230 I

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812 telp reDaksI: (021) 29 5750 , Iklan: (021) 29 5750 , sIrkulasI: (021) 8280 , layanan pelang an: (021) 2995 755 , fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan) > harga ec ran rp 6.500 (berlanggan rp 120.0 /bulan)

www.investorindonesia.co.id w .InvestorInDonesIa.co.ID

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online