ID190718

16 >>

6 >> 23 >>

13 >> 5 >>

infrastructure

markets & corporate TELECOMMUNICATION

lifestyle & sports lifestyle & sports

16 >>

money & banking

indonesia indonesia

MEDIA HOLDINGS MEDIA HOLDINGS

kamis 18 JULI 2019

PF_SquareAds_CiptaDinamika_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM rAbu 29 MArEt 2017

PF_SquareAds_CiptaBond_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_CiptaCash_160516.pdf 1 16/5/16 4:59 PM

PF_SquareAds_

money & banking

ist

C

C

C

C

Reksa Dana CIPTA

Reksa Dana CIPTA DANA CASH KEAMANAN DAN LIKUIDITAS

M

M

M

M

MELENGKAPI DIVERSIFIKASI PORTOFOLIO Reksa Dana CIPTA BOND

Investor Daily/GAGARIN

Reksa Dana CIPTA DINAMIKA

Y Oleh Nida Sahara

Y

Y

Y

Investasi dalam reksa dana mengandung membaca dan memahami isi prospekt untuk berinvestasi dalam reksa dana. Ki merupakan indikasidarikinerjamasayang PTCiptadanaAssetManagementterdaftarda +62 21 2557 4883 SYARIAH BALANCE STRATEGI DIVERSIFIKASI SYARIAH YANG OPTIMAL

CM bangsa Indonesia akan mengalami kemajuan sangat besar. Mari ikut serta memikirkan dalam digitalisasi bangsa Indonesia,” kata Mochtar. Ia mencatat, gejala yang kerap menghambat sebuah perusahaan besar, perusahaan keluarga, atau se- jumlah negara seperti Eropa Selatan dan Amerika Selatan untuk berke - bang adalah jebakan middle income , yakni saat pendapatan per kapita suatu negara mencapai US$ 5.000. Pada level itu, biaya tenaga kerja akan membubung, sehinggamereka yang tidak sensitif terhadap perubahan teknologi akan kalah bersaing. MY CY CMY K

www.ciptadana.com Ia juga menceritakan bagaimana perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Salah satunya adalah perubahan dari t ksi k nvensional menjadi taksi online. “Sebelumnya ada Bluebird yang bisa atur puluhan ribu sopir dan begitu tertib. Be- berapa bulan kemudian hadir Grab dan Uber, betapa hebatnya digital economy ,” kata Mochtar. Indonesia sendiri pun tidak bisa lolos dari ekonomi digital. Dengan kehadiran berbagai e-commerce dan e-pay, MochtaryakinekonomiIndone- sia ke depan bisa tumbuh lebih besar lagi. “Dengan e-commerce dan e-pay negara berpendapatan menengah. “Jepang mulai tidak sadar dilampaui Tiongkok,” kata Mochtar.

ALOKASI ASET YANG DINAMIS “Saya beberapa bulan lalu pergi ke kota yang kelas tiga di Tiongkok. Di situ saya lihat setiap orang bayar delivery dengan e-pay. Dua hari lalu saya ada di Tokyo lihat semua orang beli barang secara kontan,” kata Mochtar saat berbicara pada Rapat Kerja Nasional XVI Himpunan Pen- gusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Jakarta, Senin (27/3). Padahal, kata Mochtar, pem- bayaran menggunakan teknologi sangat memudahkan masyarakat sekaligus membuat efisiensi. Jika Je- pang tidak mengikuti perubahan ini, Jepangbisa terjebakdalamkelompok CM hari Terbit itu, sistem pembayaran masih konvensional, yaitu meng- gunakan uang tunai. MY CY CMY K

Oleh YosiWinosa dan Rahajeng KH

CM

CM

MY JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sampai dengan semester pertama tahun ini berhasil mencetak laba bersih konsolidasi sebesar Rp 13,53 triliun, tumbuh 11,11% secara tahunan ( year on year/ yoy). Pertumbuhan tersebut didorong oleh kredit konsolidasi yang tumbuh 9,52% (yoy). Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Her y Gunardi mengatakan, pencapaian laba bersih Bank Mandiri dikontribusikan oleh kenaikan pendapatan bunga sebesar 14,85% (yoy) menjadi Rp 44,5 triliun dan pendapatan bunga bersih (net interest income /NII) yang tumbuh 8,95% (yoy) menjadi Rp 28,84 triliun. “Pertumbuhan laba bersih kon- solidasi meningkat 11,1% jadi Rp 13,5 triliun. CY CMY K n Mochtar Riady

www.ciptadana.com JAKARTA - Founder Lippo Group Mochtar Riady menyatakan, In- donesia bisa belajar dari Tiongkok dalam mengembangk n ekonomi digital dan masyarakat digital. Negara yang sudah 30 tahun men- utup diri tersebut terbukti berhasil memanfaatkan ekonomi digital untuk memakmurkan rakyatnya. Menurut Mochtar, kemajuan teknologi pembayaran di Tiongkok sudah sangat pesat sehingga masyarakat yang ingin berbelanja tidak perlu repot-repot menyiapkan uang tunai. Namun, hal berbeda ditemui di Jepang. Di Negeri Mata-

MY

CY

+62 21 2557 4883

+62 21 2557 4883

www.ciptadana.com

+62 21 2557 4883

MY

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana. Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan

K

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh n Santoso Liem

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh

Kuartal III, Pertumbuhan Kredit Diprediksi Lebih Tinggi Bank Indonesia (BI) melalui survei perb- ankan kuartal III-2019 mem-

Bersambung ke hal 11

perkirakan pertumbuhan kredit baru diperkirakan kembali meningkat.

>> 24

PF_SquareAds_RencanaCerdas_160516.pdf 1 16/5/16 4:58 PM Laba Bank Mandiri Tembus Rp13,5 Triliun Dari kiri ke kanan, Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Alexandra Askandar, Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin, Direktur Bisnis dan Jaringan Hery Gunardi, Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri Panji Irawan dan Corporate Secretary Rohan Hafas saat paparan kinerja Bank Mandiri triwulan II-2019 di Jakarta, Rabu (17/7/2019). Pada paruh pertama 2019, Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi Rp13,5 triliun, naik 11,1% yoy serta kualitas kredit yang membaik dengan NPL gross pada 2,59%, turun 54 bps dari Juni 2018. Sementara pertumbuhan kredit rata-rata perseroan ( bank only ) tumbuh 12,1% secara yoy menjadi Rp 690,5 triliun berdasarkan ending balance pada Juni 2019.

Tebusan ssP CaPai RP 124 T, RePaTRiasi RP 145,95 T

PF_SquareAds_CiptaSyariahEquity_160516.pdf 1 16/5/16 4:57 PM

Bersambung ke hal 11

international business

Indika akan Buyback Obligasi Global US$ 215 Juta PT Indika Energy Tbk (INDY) mengan- tongi fasilitas pinjaman senilai US$ 150 juta dari sejumlah bank asing dan domestik. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk membeli kembali (buyback) sebagian obligasi global ( partial redemption ) sebesar US$ 215 juta. PLN Percepat Proses Pendanaan PLTU Jawa 4 PT PLN (persero) mempercepat ter- capainya tahap pendanaan (financial close) pembangunan pembangkit listrik Tanjung Jati B ekspansi 2 x 1.000 Megawatt (MW) dengan menandatangani dokumen Per- nyataan Dan Jaminan Sertifikat Tanggal Pembiayaan Bersama. Nilai investasi untuk proyek ini mencapai Rp 44 triliun atau sekitar US$ 3,3 miliar. BNI Pimpin Kredit Sindikasi Palapa Ring Paket Timur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( NI) bertindak sebagai mandated lead arranger (MLA) and bookrunner dalam proyek kredit sindikasi, untuk pemban- gunan royek Jaringan Serat >> 9 mONey & BaNKING money & banking markets & corporate >> 13 Bankir Proyeksi BI Turunkan Bunga Acuan 25 Bps Sejumlah bankir menilai Bank Indonesia (BI) memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (7DRRR) sebesar 25 basis poin (bps) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada hari ini, Kamis (18/7). Optik Palapa Ring Paket Timur senilai Rp 4 triliun. >> 24 >> 23 Visi Poros Maritim Dunia Butuh Dukungan Anggaran Kebijakan poros maritim dunia yang dic- anangkan pemerintah perlu mendapatkan dukungan dari sisi anggaran. Saat ini, alokasi anggaran untuk menjaga kedaulatan laut nasional hanya sekitar 1% dari total belanja APBN, padahal kedaulatan laut yang terjaga merupakan kunci utama dalam International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) Parulian Simanjuntak baru- baru ini. >> 8 upaya mewujudkan visi Pres- iden Joko Widodo (Jokowi) menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. eNeRGy >> 7 Isu Penerapan Pajak Digital Dominasi Pertemuan Menkeu G-7 Pemerintah Prancis bersikukuh men- jalankan rencananya untuk menerapkan pajak kepada perusahaan-perusahaan teknologi yang memperoleh pendapatan di negaranya, dan mengatakan satu-satunya cara untuk Pasar Obat Generik US$ 605 Juta Pasar obat generik nasional tahun ini diprediksi mencapai US$ 605 juta (Rp 8,05 triliun). Juml h ini sekitar 11% dari total pasar farmasi nasional sebesar US$ 5,5 miliar. “Penggunaan obat generik terus meningkat setiap tahunnya, terlebih setelah adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” kata Direktur Eksekutif INdUSTRIeS Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dan .Ki erja masa lampau bukan merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh +62 21 2557 4883 www.ciptadana.com Reksa Dana CIPTA SYARIAH EQUITY MEMENUHI KEBUTUHAN INVESTASI SYARIAH ANDA >> 3 menyelesaikan perselisihan adalah melalui kesepakatan internasional. agribusiness

C

C

Oleh Yosi Winosa

M

M

Investor Daily/David Gita Roza

Investasi dalam reksa dana mengandung risiko.Calon pemodal wajib membaca dan memahami isi prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi dalam reksa dana.Kinerja masa lampau bukan ( tax amnesty ) dalam tiga hari terakhir yang tersisa, yakni hingga Jumat (31/3) pukul 24.00 WIB. Dengan realisasi program peng mpunan pajak yang masih di bawah target, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersiap-siap memeriksa para pengemplang pajak yang tidak memanfaatkan fasilitas ini. JAKARTA – Meski angka kemiskinan sudah turun ke single digit 9,41%, jumlah penduduk miskin dan rentan miskin masih besar sekitar 78,44 juta atau 29,36% dari total penduduk In- donesia. P rtumbuhan konomi harus digenjot ke minimal 7% untuk memangkas kemiskina . Oleh Triyan Pangastuti dan Totok Subagyo merupakan indikasidarikinerjamasayangakandatang. PTCiptadanaAssetManagementterdaftardandiawasioleh www.ciptadana.com Reksa Dana RENCANA CERDAS INVESTASI DITEMPATKAN PADA SAHAM-SAHAM UNGGULAN JAKARTA – Kementerian Keuangan meminta agar para wajib pajak (WP) segera memanfaatkan kesempatan mengikuti program amnesti pajak +62 21 2557 4883 Y CM MY CY CMY K

Y

CM

MY

CY

CMY

Dia menegaskan, tahun lalu emiten konstr uksi sebenarnya sudah mulai membukukan per- tumbuhan kontrak baru cukup signifikan. Tetapi perolehan kontrak baru masih dapat bertumbuh tahun ini, bahkan pada awal kuartal. Sebastian memprediksi harga saham Wika dapat mencapai Rp 3.100 tahun ini, dengan asumsi rasio harga berbanding laba per saham ( price to earning ratio /PER) sebesar 18,4 kali. Saat ini, WIKA diperd- agangkan pada harga Rp 2.430. Dia juga memperkirakan harga saham PP bakal menyentuh level Rp 5.000 tahun ini, dengan asumsi PERmencapai 13 kali. Saat ini, PTPP bertengger pada harga Rp 3.310. Di lain pihak, Executive Vice Pres- ident dan analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo mengatakan, saat ini, performa indeks saham konstruksi melampaui indeks harga saham gabungan (IHSG). Karena itu, saham-sahamunggulan di sektor konstruksi masih menjadi perhatian investor. “Potensial upside sektor konstruksi sebesar 15-16% tahun ini,” katanya. semeste I-2019 atau berkontribusi sebesar 13,6% terhadap total penju- lan eks or senilai US$ 51,35 juta, dibandingkan iode sama tahun lalu US$ 15,98 juta. “Di antara emit tekstil yang lain, Sritex memang yang paling m onjol d ri sisi penjualan. Kami merekomendasikan buy saham SRIL dengan target harga Rp 516 hingga a hir t h n ini,” tutur Hans. Emiten TPT lain yang puny daya saing uat adalah PT Pan Brothers Tbk (PBRX). Pan Brothers punya kerja sam dengan penyedia be ba- gai merek pakaia global, seperti Uniqlo, H&M, Adidas, Lac ste, Calvin Klein, Gap, dan sebagainya. PembangunanNasional/Kepala Bap- penas Bambang Brodjonegoro se- belumnya, jumlah penduduk rentan miskin cukup besar yaitu sekitar 53,3 juta jiwa atau 20,19% dari total penduduk tahun 2018. Penduduk rentanmiskin adalah penduduk yang hidup di bawah 1,5 garis kemiskinan. “Dalam empat tahun terakhir, persentase penduduk rentan miskin terus menurun, dari 24,33% pada 2015, turun menjadi 23,89% setahun berikutnya. Lalu, turun lagi menjadi 20,78% tahun 2017 dan 2018 lalu mencapai 20,19%,” paparnya. Banyak Program Pada kesempatan terpisah, Ad- rianto mengatakan, penur unan k miskinan dan gini rasio atau ke- timpangan merupak n bukti dari im- plementasi seluruh kebijakan yang dil kukan pemerintah untuk me- nekan kemiskinan. “Langkah yang mendorong penurunan kemiskinan lebih disebabkan efektifitas beragam kebijakan pemerintah terkait dana desa, program keluarga harapan dan inflasi terjaga,” katannya. Namun demikian, Adrianto me- nambahkan, tingkat kemiskinan di perdesaan masih cukup besar dibandingkan perkotaan, dengan masing-masing 13,10% dan 6,89% pada September 2018. Bersambung ke hal 2

K

AS yang melemah. “Sebab, produk tekstil banyak yang diekspor ke luar negeri, sehingga industri ini cender- ung menguntungkan ketika rupiah melemah,” kata dia kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (17/7). Karena itu, para pelaku usaha TPT harus bisa memiliki produk yang bisa diterima pasar. Sebab, apabila produknya tidak terlalu diterima pasar, kinerja keuangan emiten TPT akan turun. Di sisi lain, perlambatan ekonomi global menjadi tantangan tersendiri. “Emiten yang basis penjualannya ekspor itu bersaing dengan produsen dari berbagai negara. Mereka yang punya ciri khas mampu mengalami kinerja bagus,” jelas Hans Kwee. Emiten-emiten yang memiliki orientasi penjualan ke pasar AS juga diuntungkan dari gejolak perang dagang antara AS dan Tiongkok. Salah satu emiten TPT yang Pada kesempatan terpisah, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta ke- pada seluruh masyarakat untuk benar-benar memanfaatkan pro- gram amnesti pajak sebelum be- rakhir pada 31 Maret. Pasalnya, setelahnya, pemerintah tidak lagi membuka pintu pengampunan bagi masyarakat yang tidak meman- faatkan program tersebut. Bersambung ke hal 2 Berita terkait di hal 21 Andry Satrio mengatakan, untuk bisa menyerap tenaga kerja dengan baik, maka target pertumbuhan ekonomi Indonesia idealnya sebesar 7%. Pemerintah juga perlu mengejar pertumbuhan ekonomi yang stabil. “Tantangan sekarang adalah bagaimana meningkatkan investasi di sektor manufaktur, sebagai kunci pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja. Dengan adanya tantangan global, yang salah satunya perang dagang Amerika Serikat dengan Tiongkok, yang kini perlu dikejar adalah bagaimana pertumbuhan ekonomi setidaknya bisa tumbuh stabil, meski sekarang masih jauh dari 7%,” ujar Andry. Berdasarkan data BPS, jumlah an- WP badan sekitar 2,47 juta, WP orang pribadi non-karyawan sekitar 5,24 juta, dan WP orang pribadi karyawan sekitar 22,53 juta. Berdasarkan surat pernyataan har ta (SPH), realisasi total te- busan mencapai Rp 108,87 triliun. Sedangkan realisasi tebusan ber- dasarkan surat setoran pajak (SSP) sekitar Rp 124 triliun, terdiri atas Rp 110 triliun pembayaran tebusan, pembayaran bukti perkara (bukper) Rp 1,08 triliun, dan pembayaran tunggakan sebesar Rp 12,5 triliun. Adapun dari dana tebusan Rp 108,87 triliun berdasarkan SPH, sebanyak Rp 13,27 triliun dari badan non-UMKM, dari badan UMKM sebesar Rp 511,81 miliar, dari orang pribadi (OP) non-UMKM Rp 88,07 triliun, serta dari OP UMKM Rp 7 triliun. Bawa Dana Pulang nomi harus digenjot ke level 7,5-8,5% untuk menyerap jumlah angkatan kerja Indonesia yang bertambah 3-4 juta orang per tahun,” ujar Rendy kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

JAKARTA – Kinerja emiten tekstil dan produk tekstil (TPT) di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan masih bertumbuh bagus tahun ini, dari segi pendapatan dan laba ber- sih. Sebab, industri TPT memiliki permintaan yang besar dari dalam dan luar negeri. Selama 2018, emiten TPT mem- bukukan total pendapatan sebesar Rp 60,7 triliun atau rata-rata tum- buh 25% dibandingkan 2017 yang sebesar Rp 48,6 triliun. Laba bersih melonjak 396,7% menjadi Rp 2,3 triliun dari Rp 482,9 miliar. Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengemukakan, selain didukung permintaan yang besar, industri TPT juga diuntungkan saat nilai tukar rupiah terhadap dolar “DJP akan melayani WP hingga pukul 21.00 WIB, bahkan hingga tengah malam pada hari terakhir periode amnesti pajak. Di sisi lain, kami juga bersiap melakukan pe- meriksaan terhadap para pengem- plang pajak yang tidak meman- faatkan amnesti pajak. DJP kini mengantongi 6.000 lebih data pengemplang pajak yang bersum- ber dari data negara-negara G-20,” katanya di Jakarta, Senin (27/3). Berdasarkan data DJP hingga 28 Maret 2017 pukul 20.00 WIB, total harta tax amnesty mencapai Rp 4.667,37 triliun, terdiri atas deklarasi harta bersih repatriasi Rp 145,95 triliun, deklarasi harta bersih luar negeri Rp 1.027,74 triliun, dan deklarasi harta bersih dalam negeri Rp 3.493,68 triliun. Sedangkan jumlah WP yang menyerahkan SPH sebanyak 873.964. Jumlah ini masih sangat kecil dibandingkan total pemilik nomor pokok wajib pajak (NPWP) yang sekitar 30,04 juta, terdiri atas Oleh Farid Firdaus dan Gita Rossiana Demikian rangkuman keterangan Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Ad- rianto, peneliti Indef Andry Satrio Nugroho, peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto. Mereka memberikan keterangan secara terpisah di Jakarta. Yusuf Rendymenilai pertumbuhan ekonomi yangmasih stagnan sekitar 5%-an dalam lima tahun terakhir belum mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja, sehingga belumbisa mengurangi kemiskinan. Tahun ini, pertumbuhan ekonomi diperkirakan 5,1-5,2% atau lebih rendah dari target pemerintah 5,3% dalam APBN 2019. Sedangkan re­ alisasi tahun 2018 sebesar 5,17%. “Untuk tahun 2019, jika pertum- buhan ekonomi tercapai sekitar 5,1%, itu tidak cukup. Pertumbuhan eko- Menjelang berakhirnya periode tax amnesty 1 Juli 2016-31 Maret 2017, deklarasi harta bersih repatri- asi baru berjumlah Rp 145,95 triliun per 28 Maret 2017 pukul 20.00WIB. Perolehan ini sekitar 14,6% dari target Rp 1.000 triliun dana WNI di luar negeri yang diharapkan pulang kampung. Wakil Menteri Keuangan (Wa- menkeu) Mardiasmo menyatakan, pihaknya akan all out hingga akhir bulan ini untuk meningkatkan jumlah peserta amnesti pajak yang signifikan.

Kredit sindikasi Rp 4 Triliun untuk Palapa Ring Paket Timur Direktur PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Iwan Putrama (lima dari kanan) bersama (dari kiri ke kanan) Pemilik PT Mora Telematika Indonesia Galumbang Menak, Direktur Pemasaran Bank Sulselbar Rosmala Arifin, Group Head Graeter China Xin Hayan, Pemimpin Divisi LMC 1 Bank BNI Dedi Priambodo, Direktur Utama Palapa Timur Telematika (PTT) Leon M Kakisna, Pemimpin Unit Sindikasi Betty Noorbaiti, Plt Direktur Utama BPD Maluku & Maluku Utara Arief Burhanuddin, Direktur Utama BPD Papua F Zendrato, dan Direktur PT PTT Jimmy Kadir usai penandatanganan perjanjian kredit sindikasi sebesar Rp 4 triliun antara bank-bank sindikasi dengan PT PTT di Jakarta, Senin (27/3/2017). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebagai Mandated Lead Arranger and Bookrunner bersama empat bank lainnya menyalurkan kredit sindikasi senilai lebih dari Rp 4 triliun untuk membiayai Pemban- gunan Proyek Jaringan Serat Optik Palapa Ring Paket Timur. Pembiayaan tersebut disalurkan kepada PT Palapa Timur Telematika (PTT) sebagai badan usaha proyek. Berita di halaman 24. Andry Satrio Nugroho Kecuk Suhariyanto

KOnTRaK baRu beRLiMPaH

realisasi hingga akhir Maret. Pada kuartal I-2016, nilai kontrak baru Adhi mencapai Rp 2,3 triliun. Sementara itu, lonjakan pada sebagian besar emiten BUMN konstruksi dirasakan oleh emiten yang memproduksi beton pracetak, yang juga anak usaha emiten kon- struksi. PTWijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi kontrak baru Rp 1,5 triliun pada kuartal I-2017, tumbuh 50% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 1 tri- liun. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) bahkan meraih lonjakan kontrak baru hingga 520% menjadi Rp 4,2 triliun dari Rp 677 miliar. Untungkan Emiten Kepala Riset Trimegah Securities Sebastian Tobing mengatakan, kepu- tusan pemerintah terus mendorong pembangunan proyek-proyek in- frastrukturminimal hingga 2019 akan menguntungkan BUMN konstruksi. Dari empat emiten BUMN kon- struksi, dia menilai Wika dan PP lebih prospektif. Dua perusahaan tersebut masihmemiliki ruang untuk menggarap sejumlah proyek baru tahun ini. “ Balance sheet mereka bagus. Untuk mengerjakan kontrak baru kan membutuhkan modal kerja,” jelas Sebastian kepada In- vestor Daily di Jakarta, Senin (27/3). duduk 267,16 juta, turun dibanding Maret 2018 sebesar 9,82%. Secara nominal, menurut data BPS, jumlah penduduk miskin pada Maret 2019 sebesar 25,14 juta orang, atau turun 800 ribu orang dibanding Maret 2018 (dalam wa tu setahun). Sementara itu, menur ut ke­ terangan Menteri Perencanaan catat, kontribusi penjualan Sritex ke AS dan Amerika Latin men- ingkat lebih dari tiga kali lipat pada Investor Daily/IST

JAKARTA – Sejumlah emiten BUMN konstruksi dan turunannya berlimpah kontrak bar u pada kuartal I-2017 seiring maraknya pembangunan proyek-proyek in- frastruktur. Ini tergolong fenomenal, mengingat kontrak baru yang dikan- tongi emiten pelat merah pada awal tahun biasanya relatif kecil karena mereka masih dalam proses tender dan persiapan. Hingga pertengahan Maret saja, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sudah berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp 13,3 triliun,meningkat 121% dibanding Rp 6,02 triliun pada kuartal I-2016. Sedangkan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukukan kontrak baru Rp 8,6 triliun. Meski itu baru realisasi per akhir Februari, nilainya sudah 6% lebih tinggi dari realisasi sepanjang kuartal I-2016. AdapunPTPPTbk (PTPP)meraup kontrak baru senilai Rp 6,6 triliun hingga pertengahan Maret 2017. Realisasi kontrak tersebut sudah naik 10% dibandingkan realisasi selama kuartal I-2016 yang sebesar Rp 6 tri- liun. Sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membukukan kontrak baru sebesar Rp 1,5 triliun hingga akhir Februari 2017. Belum ada informasi Sedangkan persentase penduduk miskin Indonesia pada Maret 2019 sebesar 9,41% dari total jumlah pen- menik ati keuntu gan dari gejolak perang dagang adala PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex (SRIL). Ter- Oleh Rausyan Fikry gkatan kerja pada Februari 2019 se- banyak 136,18 juta orang, naik 2,24 juta orang dibanding Februari 2018. Penduduk yang bekerja sebanyak 129,36 juta orang dan sebanyak 6,82 juta orang (5,01%) menganggur.

Bersambung ke hal 2 Bersambung ke h l

>> Investor DaIly eDIsI 2017 no. 4588 i E ISI 9 N . 5238 I

>> telp redaksi: (021) 29957500, iklan: (021) 29957500, sirkulasi: (021) 8280000, layanan pelanggan: (021) 2995 7555, fax. (021) 5200 812 telp reDaksI: (021) 29 5750 , Iklan: (021) 29 5750 , sIrkulasI: (021) 8280 , layanan pelang an: (021) 2995 755 , fax. (021) 5200 812

>> harga eceran rp 6.500 (berlangganan Rp 120.000 /bulan) > harga ec ran rp 6.500 (berlanggan rp 120.0 /bulan)

www.investorindonesia.co.id w .InvestorInDonesIa.co.ID

Made with FlippingBook Annual report