ID200806-P

7 >>

24 >>

INFRASTRUCTURE

MONEY & BANKING

Merdeka hanyalah sebuah jembatan. Walaupun jembatan emas, di seberang jembatan itu jalan pecah dua: satu ke dunia sama rata sama rasa, satu ke dunia sama ratap sama tangis!

SOEKARNO Presiden Pertama Republik Indonesia

KAMIS 6 AGUSTUS 2020

PDB KUARTAL II TERKONTRAKSI 5,32%

BERITA INDEPENDEN DI LAYAR ANDA

GRATIS 1 BULAN VERSI DIGITAL

SCAN DI SINI

Oleh Triyan Pangastuti dan Arnoldus Kristianus

JAKARTA – Agar Indonesia tidak mengalami gelombang kedua ( second wave ) pandemi seperti negara-negara lain, pemerintah akan menjalankan pemulihan ekonomi nasional secara simultan dengan penanganan Covid-19. Dengan demikian, relaksasi Pembataan Sosial Berskala Besar (PSBB) bakal tetap diikuti protokol kesehatan yang ketat.

ENERGY

Airlangga Hartarto

Sri Mulyani Indrawati

Halim Alamsyah Suhariyanto Wimboh Santoso

PDB kuartal II-2020 merupakan yang terburuk sejak kuartal I-1999. Gelombang kedua pandemi Covid-19 tengah menghantui ban- yak negara bersamaan dengan dibukanya pembatasan wilayah ( lockdown ) untuk mendorong perekonomian. Negara yang sedang menghadapi gelombang kedua pan- demi di antaranya Australia, Korea Selatan, Israel, Spanyol, dan Pran- cis. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan perihal kemungkinan datangnya gelombang kedua pandemi Covid menjelang akhir tahun. Pertaruhan Kuartal III Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan, pemerintah akan membelanjakan anggaran Rp 800 triliun per kuartal atau setiap tiga bulan untuk menggenjot per- tumbuhan ekonomi agar Indonesia terhindar dari resesi. Realisasi anggaran tersebut, men- urut Airlangga, ditujukan untuk mengakselerasi program bansos tunai dan nontunai agar daya beli masyarakat meningkat kembali, sehingga gap pertumbuhan negatif dapat dipersempit. “Dari segi ekonomi dibutuhkan per kuartal minimal Rp 800 triliun yang dibelanjakan ke berbagai sektor,” ujar Airlangga dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Rabu (5/8). Airlangga menegaskan, per- taruhan kinerja pertumbuhan eko- nomi tahun ini akan berada di kuar tal III. Dia optimistis PDB kuartal III sudah berbalik positif.

Untuk menghindarkan pereko- nomian nasional dari jurang resesi, pemerintah akan all out mereal- isasikan belanja APBN senilai Rp 1.475 triliun pada kuartal III dan IV tahun ini, baik belanja pemerintah pusat, belanja kementerian/lembaga (K/L) dan non-K/L, maupun trans- fer ke daerah dan Dana Desa. Pemerintah juga telah menyiap- kan bantuan sosial (bansos) tam- bahan, seperti bansos produktif untuk 12 juta pengusaha ultramikro dan mikro dengan anggaran Rp 30 triliun, tambahan beras bansos bagi 10 juta keluarga Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp 4,6 triliun, tambahan bansos tunai Rp 500 ribu per keluarga senilai Rp 5 triliun, dan bansos bagi 13 juta pekerja ber- pendapatan di bawah Rp 5 juta per bulan dengan anggaran Rp 31 triliun. Pemulihan ekonomi di sisi fiskal akan diselaraskan dengan kebijakan moneter dan makropr udensial yang dijalankan Bank Indonesia (BI), serta kebijakan sektor jasa keuangan yang diterapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Hal itu diungkapkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Gubernur BI Perry Warjiyo, Ketua Dewan Kom- isioner OJK Wimboh Santoso, dan Ketua LPS Halim Alamsyah secara terpisah di Jakarta, Rabu (5/8). Mereka mengemukakan hal itu beberapa jam setelah Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kecuk Suhar- iyantomengumumkan pertumbuhan produk domestik br uto (PDB) kuartal II-2020 terkontraksi 5,32% secara tahunan ( year on year /yoy) setelah pada kuartal sebelumnya tumbuh positif 2,97% (yoy). Kinerja

■ Ego Syahrial

32 Perusahaan Siap Ambil Saham Shell di Blok Masela Kementerian Energi dan Sumber Daya

Mineral (ESDM) menyatakan terdapat 32 perusahaan migas yang telah diizinkan mem- buka data ( open data ) Blok Masela.

>> 10

MACRO ECONOMICS

Empat Sektor Menjadi Pemicu Utama Kontraksi Ekonomi 5,32% Badan Pusat Statistik (BPS) men-

catat, pertumbuhan eko- nomi kuartal II-2020 yang mengalami kontraksi 5,32% ( year on year /yoy).

>> 6

MARKETS & CORPORATE

BRI Ventures Ikut Danai Ayoconnect PT BRI Ventura Investama (BRI Ven- tures) berpartisipasi dalam pendanaan pra- seri B senilai US$ 5 juta untuk perusahaan teknologi keuangan ( fintech ), Ayoconnect. Investor lain yang ikut

Bersambung ke hal 2

>> 15

terlibat dalam pendanaan ini adalah Kakaku.com Inc dan Brama One Ventures.

diberikan dan dikeluarkan, kami juga terbuka memperluas kebijakan dalam rangka percepatan recovery ,” papar Wimboh dalam konferensi pers Komite Stabilitas SistemKeuan- gan (KSSK), Rabu (5/8). Pihaknyameyakini, berbagai stim- ulus yang diberikan pemerintah sep- erti subsidi bunga, penempatan dana pemerintah di industri perbankan dan penjaminan kredit UMKM dan korporasi akan dapat mendorong penyaluran kredit lebih tinggi lagi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

1,49% (yoy), melambat dari bulan sebelumnya 2,77% (yoy). Akibat pandemi Covid-19, non performing loan (NPL) gross perbankan per Juni 2020 sebesar 3,11% atau naik dari posisi Mei sebesar 3,01%. OJK mengharapkan data pada penutupan akhir Juli nanti akan tetap konsisten tumbuh positif, di mana per 22 Juli 2020 kredit perb- ankan tumbuh 2,27% secara tahunan (yoy). Pertumbuhan tersebut sudah meningkat dibandingkan Juni yang anjlok atau hanya tumbuh 1,49% (yoy). “Kami memandang masa survival sudah kita lalui dengan baik dan kita masuk tahap recovery dengan upaya sinergi kebijakan pemerin- tah, moneter, dan LPS. OJK akan mengoptimalkan kebijakan yang

Oleh Nida Sahara

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuan- gan (OJK) menilai sektor jasa keuan- gan telahmelalui fase bertahan ( sur- vival ) di tengah pandemi Covid-19 hingga semester pertama tahun ini, dan sekarang saatnya masuk ke tahap pemulihan ( recovery ) di semester kedua 2020. Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, tidak dapat dipungkiri, dengan terhentinya sebagian besar akt- ivitas ekonomi masyakarat se- bagai dampak pembatasan akt- ivitas sosial, fungsi intermediasi perbankan terlihat tertekan sejak Mei 2020 sejalan dengan kinerja perekonomian domestik. Namun,

Di tengah pelemahan aktivitas ekonomi sebagai dampak dari pem- batasan sosial yangmenekan kinerja intermediasi perbankan, pertum- buhan kredit selama kuartal II-2020 terpantau tumbuh positif meski tipis

diperkirakan akan meningkat kem- bali di semester kedua ini sejalan dengan diimplementasikannya berbagai paket stimulus kebijakan di sektor fiskal, moneter, dan sek- tor keuangan.

Bersambung ke hal 12

>> HARGA ECERAN RP 9.000 (BERLANGGANAN RP 160.000 /BULAN)

WWW.INVESTOR.ID

>> INVESTOR DAILY EDISI 2020 NO. 5546

>> TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker