ID210215

7 >>

22 >>

24 >>

INFRASTRUCTURE

MONEY & BANKING

PROFILE

SENIN 15 FEBRUARI 2021

INDUSTRIES

Oleh Triyan Pengastuti, Arnoldus Kristianus, dan Nida Sahara

JAKARTA – Pemulihan ekonomi pada kuartal I-2021 akan menjadi pertaruhan dan penentu untuk pertumbuhan ekonomi bulan- bulan berikutnya. Karena itu, seiring dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, pemerintah menempuh berbagai strategi untuk mengakselerasi pertumbuhan pada kuartal I guna menumbuhkan confidence dunia usaha dan masyarakat konsumen.

■ Bayu Krisnamurthi

Jahja Setiaatmadja

Nixon LP Napitulu

Shinta Widjadja Kamdani

Iskandar Simorangkir

Askolani

Penerapan IE-CEPA Terganjal Isu Sawit Penerapan Indonesia-European Free Trade Association Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) terganjal isu keberlanjutan (sustainability). Isu itu membuat sebagian warga Swiss, salah satu

Strategi untuk menggenjot eko- nomi pada kuartal I antara lain men- subsidi konsumsi 40% masyarakat terbawah lewat berbagai program perlindungan sosial, memperluas

program padat karya infrastruktur, mengakselerasi belanja kementerian dan lembaga (K/L) sejak Januari, insentif kredit properti, dan mere- laksasi insentif pajak termasuk pem-

anggota European Free Trade Association (EwFTA), menolak penerapan perjanjian per- dagangan bebas tersebut.

>> 9

Amalia Adininggar Widyasanti

Ryan Kiryanto

Aestika Oryza Gunarto

Moekti P Soejachmoen

Tauhid Ahmad

menjalankan berbagai kebijakan dan program yang dicanangkan. Iskandar menegaskan, pemerin- tah akan terusmendorong konsumsi untuk kelompok 40% masyarakat terbawah dengan berbagai program yang digelontorkan tahun ini dan mendorong berbagai percepatan penyaluran program perlindungan sosial (perlinsos). Tahun ini, anggaran stimulus Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) tahun ini ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp 627,9 triliun. Anggaran ini difokuskan pada lima bidang yakni perlindungan sosial sebesar Rp 148,66 triliun, kesehatan Rp 133,07 triliun, dukungan UMKM dan korporasi Rp 157,57 triliun, insentif usaha dan pajak sebesar Rp 47,27 triliun, serta program prioritas (K/L dan Pemda) mencapai Rp 141,36 triliun.

gan birokrat, pengusaha, bankir, dan ekonom di Jakar ta, Sabtu (13/2/2021). Deputi Bidang Koordinasi Eko- nomi Makro dan Keuangan Kemen- terian Koordinator Bidang Pereko- nomian Iskandar Simorangkir op- timistis ekonomi Indonesia bisa kembali masuk ke zona positif pada kuartal I-2021 dengan pertumbuhan 1,6-2,1%. Dia menilai target tersebut tidak terlalu susah untuk dijangkau. Syaratnya, pemerintah konsisten

bebasan PPnBM mobil di bawah 1.500 cc. Selain itu, tiga game changer harus dilaksanakan secara simul- tan dan konsisten, yakni vaksinasi, disiplin protokol kesehatan, dan implementasi Undang-Undang Cipta Kerja. Dengan semua strategi itu, ekonomi diprediksi rebound dan masuk jalur normalisasi penuh pada semester II. Demikian rangkuman wawan- cara Investor Daily dengan kalan-

MACRO ECONOMICS

Pemulihan Daya Beli Jadi ‘PR’ Utama Pemulihan daya beli masyarakat yang merosot akibat pandemi Covid-19 menjadi salah satu ‘pekerjaan rumah’ (PR) utama yang harus dituntaskan oleh pemerintah untuk mem- bangkitkan konsumsi rumah tangga. >> 4 Obligasi Tower Bersama Diserbu Investor PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) meraih dana Rp 2,91 triliun dari hasil penerbitan obligasi. Dengan kupon yang kompetitif, obligasi perusahaan menara telekomunikasi itu diserbu oleh investor. Perseroan akan MARKETS & CORPORATE

Bersambung ke hal 2

menggunakan dana tersebut untuk melunasi ( refinancing ) utang.

>> 15

Adapun total nilai kontrak yang dikelola Waskita sepanjang 2020 mencapai Rp 66,65 triliun. Rinciannya, dari proyek infrastruk- tur konektivitas sebesar Rp 11,9 triliun, infrastruktur sumber daya air Rp 2,9 triliun, EPC dan industri Rp 8,6 triliun, dan proyek gedung sebesar Rp 3,7 triliun. Selanjut- nya sebesar 27,1 triliun sisanya merupakan prognosa nilai kontrak baru di 2020.

jaringan kereta api, jaringan gas, bangunan air, jalan, jembatan dan sampai dengan saat ini beberapa proyek dengan nilai kontrak besar masih dalam proses tender,” ucap SVP Corporate Secretary Waskita Karya Ratna Ningrum kepada In- vestor Daily , Minggu (14/2). Namun, estimasi raihan nilai kontrak baru hingga akhir tahun mengalami penurunan, dari semula Rp 31-32 triliun menjadi Rp 26 tri- liun. Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono merinci, sebesar 32% dari nilai kontrak baru tersebut berasal dari pemerintah. Selanjutnya dari BUMN dan daerah sebesar 22%, dan 23% dari swasta

Oleh Lona Olavia

JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menar- getkan perolehan kontrak baru senilai Rp 2,6 triliun pada kuartal I-2021. Sedangkan sepanjang 2021, emiten konstruksi pelat merah ini menargetkan dapat meraup kontrak baru hingga Rp 26 triliun. Perusa- haan bakal mengejar target tersebut dengan memaksimalkan kerja sama di luar grup Waskita. “Estimasi target nilai kontrak baru Waskita Karya Tbk sampai dengan triwulan I sebesar Rp 2,6 triliun ter- diri dari proyek pemerintah seperti

Bersambung ke hal 12

dalam negeri. Sementara 15% dari pengembangan bisnis Waskita,

serta 7% berasal dari swasta luar negeri.

gasi yang komprehensif. “Langkah optimalisasi pen- gelolaan risiko dapat membantu mengidentifikasi permasalahan yang mungkin muncul sehing- ga seluruh aktivitas bisnis di Mandiri Group dapat berjalan lancar,” katanya Menurutnya, Bank Mandiri cukup optimis bahwa kontribusi perusahaan anak ke kinerja in- duk perusahaan pada masa-ma- sa mendatang masih akan dapat meningkat sehingga semakin mendekatkan Bank Mandiri pada keinginan menjadi salah satu institusi keuangan terbaik di Tanah Air dengan lini solusi keuangan terlengkap untuk me- menuhi kebutuhan nasabah. “Inilah salah satu kekuatan utama Bank Mandiri Group untuk bisa berkontribusi penuh pada agenda pemulihan ekono- mi Indonesia,” kata Darmawan.

advisory bisnis dan aksi korpo- rasi nasabah, serta kebutuhan terkait produk-produk yang memastikan nasabah dapat tetap memperoleh fasilitas keuangan dengan optimal padamasa purna bakti, dan masih banyak lagi. “Seluruh solusi ini akan terus kami kembangkan, misalnya format konvensional dan sya- riah agar seluruh preferensi nasabah dapat terpenuhi. Ber- bagai solusi tersebut terus kami sosialisasikan kepada nasabah, terutama melalui kanal-kanal digital sehingga nasabah se- makin nyaman, dan tentunya terpuaskan,” katanya Pendekatan lain yang juga sangat penting, tambah Dar- mawan, adalah melalui opti- malisasi pengelolaan risiko perusahaan anak secara ketat dan terkonsolidasi agar dapat dilakukan langkah-langkahmiti-

peningkatan efisiensi dan efek- tifitas dalam berbisnis, serta memperkuat pengalaman positif nasabah (+ customer experience ) bersama Mandiri Group, yang sejalan dengan visi Mandiri Group untuk menjadi partner finansial utama pilihan nasabah. Sebagai pusat setiap aktivitas dan inovasi di Mandiri Group, nasabah diharapkan dapat mera- sakan berbagai solusi keuangan yang ditawarkanMandiri Group, mulai dari kebutuhan pembi- ayaan mobil dan motor, baik barumaupun second, kebutuhan asuransi jiwa dan kesehatan, hingga kebutuhan menjaga dan mengembangkan kekayaan na- sabah ( preserve & grow wealth ) melalui produk reksadana, per- dagangan efek, pembiayaan emas, hingga venture fund . Di sisi lain, Mandiri Group juga mampu memenuhi kebutuhan

Ke depannya, Darmawanmen- gungkapkan, strategi pengem- banganMandiri Group dilakukan dengan memfokuskan perusa- haan anak pada peranan yang lebih spesifik untuk mendorong kinerja serta mendapatkan per- tumbuhan dan kontribusi yang berkelanjutan ( sustainable growth & contribution) . “Pada intinya, kami terusmen- cari peluang untuk mendorong pertumbuhan perusahaan anak secara sehat di tengah berbagai tantangan yang ada saat ini. Misalnya, mendorong kolabo- rasi denganmemanfaatkan basis nasabah segmenwholesale bank- ing Bank Mandiri maupun jarin- gan value chain -nya,” katanya. Selain itu, pengembangan Mandiri Group ini juga dii- kuti dengan terus melakukan inovasi teknologi informasi atau digitalisasi untuk memastikan

Darmawan Junaidi. Kinerja baik Bank Mandiri Group juga disokong oleh ke- berhasilan perusahaan anak untuk menjadi pemain utama di hampir semua lini usaha keuangan yang ada, termasuk keuangan syariah, asuransi, investasi pasar modal, bisnis treasury dan remitansi, pembi- ayaan UMKM dan kepemilikan kendaraan serta pembiayaan modal ventura. Saat ini, Bank Mandiri Group meliputi Mandiri Sekuritas, Mandiri Manajemen Investasi, Bank Syariah Indonesia, Bank Mandiri Taspen/Mantap, AXA- Mandiri Financial Ser vices, Mandiri AXA General Insur- ance, Mandiri InHealth, Mandiri Tunas Finance, Mandiri Utama Finance, Mandiri International Remittance, Mandiri Europe, dan Mandiri Capital Indonesia.

laba bersih perusahaan anak bagi Bank Mandiri sebesar Rp3,6 triliun, tumbuh 33,62%. Diiringi oleh per tumbuhan positif seluruh indikator bisnis utama, Total aset perusahaan anak berhasil naik 15,07% men- jadi Rp237,6 triliun, sedangkan total kredit yang disalurkan juga tumbuh 11,91% menjadi Rp131,7 triliun dan total DPK naik 17,06% (yoy) mencapai Rp140,4 triliun. “Kami bersyukur bahwa selu- ruh perusahaan anak kami telah menerapkan strategi bisnis yang tepat dengan pengelolaan risiko yang baik sehingga sejauh ini berhasil memitigasi dampak pandemi covid-19 dan tumbuh solid. Ini bisa menjadi modal yang baik bagi Mandiri Group dalam mengarungi tantangan bisnis ke depan dan ikut memuli- hkan ekonomi nasional,” ungkap Direktur Utama Bank Mandiri,

Bank Mandiri Group ter- us menumbuhkan optimisme dalam kehati-hatian di tengah perkembangan ekonomi nasion- al dan global yang terdampak pandemi covid-19. Hal ini tercer- min dari apiknya kemampuan perseroan dalam menjaga kin- erja bisnis 11 perusahaan anak agar dapat terus berkontribusi. Catatannya, Bank Mandiri mampu mendulang kontribusi berupa laba bersih, sinergi pen- dapatan jasa (fee based income), dan kolaborasi pembiayaan (joint financing) senilai total Rp5,04 triliun dari perusahaan anak per akhir Desember 2020, tumbuh 8,97% (yoy). Kontri- busi itu setara dengan 29,47% laba bersih Mandiri Group pada periode itu, atau naik dari 16,83% pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan

>> HARGA ECERAN RP 9.000 (BERLANGGANAN RP 160.000 /BULAN)

WWW.INVESTOR.ID

>> INVESTOR DAILY EDISI 2021 NO. 5699

>> TELP REDAKSI: (021) 29957500, IKLAN: (021) 29957500, SIRKULASI: (021) 8280000, LAYANAN PELANGGAN: (021) 2995 7555, FAX. (021) 5200 812

Made with FlippingBook - Online Brochure Maker