SP200725

Harian Umum

MEMIHAK KEBENARAN

Sabtu-Minggu, 25-26 Juli 2020

Presiden DK PBB Indonesia kembali menjabat sebagai presiden Dewan Keamanan PBB, Agustus 2020.

Jaksa Bisa Dipidana Komisi Kejaksaan: jaksa yang berfoto dengan buronan Djoko Tjandra bisa dipidana.

95.418 18.230

53.945 11.585

4.665

768

15.685.175 9.569.538

637.231

> 4

Politik & Hukum

> 11

Luar Negeri

DATA WORLDOMETERS DAN COVID19.GO.ID SAMPAI JUMAT (24/7) PUKUL 20.00 WIB

Jakarta Menuju Puncak Pandemi Kedua [JAKARTA] Penambahan kasus positif harian di Jakarta dalam seminggu terakhir selalu di urutan pertama dibanding provinsi lain. Penambahan harian diperkirakan belum akan melandai dan bahkan terus naik bila masyarakat tidak disiplin mematuhi protokol kesehatan. Bila puncak pandemi pertama di Jakarta pada pertengahan April maka saat ini Jakarta belum sampai puncak pandemi kedua karena penambahan kasus terus naik.

Epidemiolog Pandu Riono mengatakan, saat ini kasus Covid-19 di Jakarta dan juga di Indonesia masih akan terus naik dan belum ada kecenderungan akan turun. SenadadenganPandu, epidemiolog lainnya, Tri Yunis Miko Wahyono menuturkan, kasus Covid-19 masih akan tinggi dan belumdapat dipastikan kapan mereda. Sementara itu skor indikator pelonggaran pembatasan sosial di Jakarta memburuk. Selama ini indikator pelonggaran pem- batasan sosial menggunakan skoring dari tiga variabel.

Pertama , epide- mi o l o g i 1 4 hari terakhir yang terdiri dari tren pasien

dari tiga indikator yang dipakai DKI Jaka r t a yang skornya paling cepat berubah

lalu masih bagus, rata-rata 73,” kata epidemiolog Fakultas K e s e h a t a n Ma s y a r a k a t Universitas Indonesia ini. Ketiga indikator tersebut bisa meningkat jika pelacakan kontak atau contact tracing dilakukan denganbaik, tes polymerase chain reaction (PCR) makin banyak meski sudah melampauistandar WHO, dan isolasi mandiri dila- kukan dengan baik dengan me- mastikan yang bersangkutan melaksanakan protokol kesehat- an selama diisolasi.

dalam pengawasan, tren kasus positif, dan tren kematian. Kedua , kesehatan publik 14 hari terakhir yang terdiri dari tren jumlah tes PCR dan proporsi di rumah saja. Ketiga , fasilitas kesehatan anta- ra lain berupa jumlah ventilator dan APD. Pada 30 Juni menca- pai 73 dan pada 12 Juli turun 67 kemudian turun lagi pada 19 Juli menjadi 64. Menurut Miko Wahyono,

adalah indikator epidemiolog dan kesehatan publik. Kalau kasus harian meningkat, maka indikator epidemiologi dan ke- sehatan publik capaiannya turun. Capaian tiga indikator besar yang dipakai DKI tersebut me- nurun karena jumlah kasus konfirmasi positif harian terus bertambah. Ini terjadi lantaran penerapan PSBB mulai dilong- garkan. “Padahal di akhir Juni

> 6

bersambung ke hal

Program Organisasi Penggerak Dievaluasi Kemdikbud LibatkanOrmas yang Berperan Bangun Pendidikan

BantuanModal Kerja Jokowi: Agustus, Omzet UMKM Kembali Normal

Kemdikbudmemutuskan untuk melakukan evaluasi lanjutan untuk menyempurnakan pro- gram ini,” ungkap Nadiem. Penjelasan yang disampai- kan secara virtual di Jakarta, pada Jumat (24/7) malam tersebut, untuk menanggapi reaksi yang muncul di masya- rakat terhadap POP. Reaksi yang muncul, di antaranya mundurnya sejumlah ormas yang telah lolos seleksi dari POP. Nadiemmenjelaskan, POP dimaksudkan untuk mencari bibit inovasi yang dilakukan ormas di bidang pendidikan. “Hal ini sebagai cermin asas gotong royong di mana kami membutuhkan bantuan masya- rakat untuk menemukan inova- si-inovasi pedagogi, inovasi gerakan reformasi pendidikan, yang mungkin belum terpikir oleh Kemdikbud. Jadi kami meluncurkan POP untuk meli- hat dan mengajak partisipasi publik untuk bisa bergotong royong dalam reformasi pendi- dikan di Indonesia,” jelasnya.

ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A Presiden Joko Widodo menyampaikan pengarahan saat pemberian bantuan modal kerja di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7). Presiden menyerahkan bantuan kepada pedagang kecil dan mikro yang terdampak pandemi COVID-19 sebesar Rp2,4 juta untuk modal kerja dan usaha.

[ J AKARTA ] M e n t e r i Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) NadiemMakarim memutuskan untuk mengeva- l u a s i k emb a l i P r og r am Organisasi Penggerak (POP). Evaluasi tersebut dilakukan untuk lebih memperkuat inte-

gritas, transparansi, dan du- kungan masyarakat, sebelum program tersebut dijalankan, dalam rangka mendorong re- formasi sistem pendidikan nasional. “Saya mengapresiasi atas semua masukan dari masyara-

kat dan organisasi masyarakat (ormas) terhadap Program Organisasi Penggerak. Kami mendengar berbagai input yang sangat konstruktif dan kami berkomitmen untuk menyem- purnakan program-program di Kemdikbud. Oleh karenanya,

[JAKARTA] Presiden Jokowi menyatakan bahwa usahamikro, kecil, dan menengah (UMKM) saat ini mengalami penurunan omzet hingga 50 persen. Salah satu penyebabnya adalah menu- runnya permintaan di masa pandemi. Namun demikian Presiden optimistis pada Agustus nanti omzetnya naik dan kemba- li normal. Hal itu diungkapkanPresiden Jokowi saat memberikan bantu- anmodal kerja kepada para pela- kuUMKMdiIstanaKepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7). Berdasarkan data yang dite- rimanya Juli ini, kata Jokowi, tingkat konsumsi rumah tangga sudahmulai naik. Bila kondisi ini dapat dipertahankan terus, Jokowi optimistis omzet penjualan UMKM akan naik dan akan kembali ke posisi normal pada Agustus 2020. “Insyaallah Juli ke Agustus akan naik lebih tinggi lagi, se- hingga kita harapkan kita berada pada posisi yang normal kemba- li sehingga omzet Bapak dan Ibu dalam berusaha menjadi normal kembali. Kita harapkan itu,” kata

Jokowi di halaman belakang Istana. Pada kesempatan tersebut, masing-masing pelaku UMKM diberi dana bantuan modal kerja sebesar Rp 2,4 juta. Pembagian dilakukan denan tetapmenerap-

kan protokol kesehatan, yakni menjaga jarak dan menghindari kerumunanorangbanyak.Presiden dan para pedagang mengenakan masker.

> 6

bersambung ke hal

bersambung ke hal > 6

 Redaksi: 2995 7500 • Sirkulasi: 2995 7555 - 2995 7500 ext 3206 • Iklan: 2995 7500 ext: 1469, 3409 • Tahun XXXIV 11.318 • 20 Halaman • Rp 4.000 • Langganan Rp 75.000 • beritasatu.com • suarapembaruan.com

Made with FlippingBook Annual report