SP200728

Harian Umum

MEMIHAK KEBENARAN

Selasa, 28 Juli 2020 Subsidi Listrik Diperluas Pemerintah memperluas subsidi listrik untuk lebih dari 400.000 pelanggan di tiga sektor, yakni sosial, industri, dan bisnis.

Isolasi Mandiri Sebagian besar warga Jakarta yang terinfeksi Covid-19 menjalani isolasi mandiri. Jakarta

100.303 58.173 4.838 19.592 11.997 769 16.451.551 10.073.084 652.921 DATA WORLDOMETERS DAN COVID19.GO.ID SAMPAI SENIN (27/7) PUKUL 20.00 WIB

> 19

> 8 Ekonomi & Keuangan

Jokowi: Kendalikan Laju Covid-19

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan penga- rahankepadaKomitePenanganan Covid-19 dan PEN dalam rapat terbatas (ratas) secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/7). Pada kesempatan itu, Jokowi tetap meminta jajarannya untuk memprioritaskan penanganan Covid-19 di delapan provinsi. yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, SumateraUtara, Sulawesi Selatan, Ka l iman t an Se l a t an dan Papua.“Karena delapan provinsi ini berkontribusi 74% kasus po- sitif yang ada di Indonesia,” ka- tanya. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, jumlah kasus positif telah menembus serendah-rendahnya, meningkatkan angka kesembuhan setinggi-tingginya, serta mengendalikan laju pertumbuhan kasus positif Covid- 19 secepatnya. [JAKARTA] Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk menurunkan angka kematian

angka 100.000, tepatnya 100.303. Sebanyak 10 provinsi menjadi penyumbang terbanyak (82,39%), yakni delapan provinsi yang menjadi prioritas, ditambah Provinsi Sumatera Selatan dan Bali. Untukmencapai target terse- but, Jokowimeminta agar tindak- an 3T, yakni testing, tra- cing dan treatment, betul-betul dilakukan secara masif dan lebih agresif. Jokowi jugamemintaKomite Penanganan Covid-19 dan PEN serta jajaran kementerian dan pemerintah daerah agar berha- ti-hati dan tidak lengah karena jumlah kasus positif Covid-19 di dunia dan juga di Indonesia terus bertambah. Saat ini Indonesia masih

berada dalam keadaan krisis ke- sehatandanekonomi.Jokowitidak ingin aura krisis yang ada saat ini hilang atau turun, sehingga pena- nganan kesehatan dan ekonomi, juga ikut menurun. “Oleh sebab ituhati-hati.Hati-hati betul jangan sampai aurakrisis itusudahhilang, semangat menangani krisis ini hilang atau turun,” tegasnya. JokowimenekankanKomite Penanganan Covid-19 dan PEN dibentuk untukmengintegrasikan kebijakan kesehatan dan kebijak- anekonomi agar adakeseimbang- an antara gas dan rem, meski penanganan kesehatan tetap menjadi prioritas. “Tidak boleh mengendur se- dikit pun.Aurakrisiskesehatannya harus terus digaungkan sampai nanti vaksin tersedia dan bisa digunakan secara efektif,” ujar Jokowi. Dalamratas tersebut, Jokowi menegaskan tidak ada pembubar- an Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Nama organisasinya diganti dengan SatuanTugas(Satgas)Penanganan Covid-19 sesuai denganPeraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2020. “Jadi perlu saya tekankan juga bahwa tidak ada yang nama- nya pembubaran Satgas (Gugus Tugas) Covid-19, enggak ada, baik di pusat maupun di daerah. Semuanya harus tetap bekerja keras. Komite ini adalah sekali lagi mengintegrasikan antara kebijakan ekonomi dankebijakan kesehatan,” terang Jokowi.

HUMAS/IBRAHIM Presiden Joko Widodo memberikan pengarahan kepada Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dalam rapat terbatas secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/7).

Masyarakat Tak Cukup Disiplin

[JAKARTA] Sengketa kepemi- likan hak atas tanah tidakmelulu soal berebut warisan. Di banyak kota besar dan wilayah-wilayah pengembangan usaha atau indus- tri, sengketa terjadi karena mun- culnya sebuah persekutuan an- tarpihak yang proaktif ingin menguasai, mencaplok, atau merebut tanah pihak lain dengan akal bulus. Mereka inilah yang disebut mafia tanah. Keberadaan mereka bak gurita ketika berpaut dengan oknum penegak hukum. Kelompok ini melakukan aksi dengan berbagai modus. Korbannya bisa rakyat jelata perseorangan atau sekelompok warga di satu kawasan, atau bahkan negara. Investor enggan menanamkan modalnya di Indonesia karena permainan [JAKARTA] KetuaSatuanTugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo menegaskan masyarakat tidak cukup disiplin menerapkan protokol kesehatan. Akibatnya,kasuspositifCovid-19 terus meningkat, bahkan telah menembus angka 100.000. “Dalam beberapa minggu terakhir angka kasus positif rata- rata 1.000 per hari, bahkan bisa lebih dari 2.000 kasus. Inilah pentingnya kita semua saling mengingatkan kalau kita tidak cukup disiplin sendiri, tanggung jawabkitaajakyanglaindisiplin,” katanya seusai mengikuti peng- arahan Presiden Jokowi kepada Komite Penanganan Covid-19 dan PEN dalam ratas secara virtual. Menurutnya, dari tiga aturan dalam protokol kesehatan Covid-19, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, yang paling sulit dilakukan adalah menerapkan jaga jarak.Apabila semua orang mampu mengontrol diri untuk menjaga jarak dalammelakukan aktivitas, maka proses penularan

jadi bukti bahwa Covid-19 me- rupakan ancaman yang nyata. “Kita harus menyadari bahwa Covid-19 ini adalah ancaman yang nyata. Suatu virus yang membahayakan.Dalamberbagai kesempatan saya sering menga- takan Covid-19 ibarat malaikat pencabut nyawa. Korban di se- luruh dunia, sudah lebih dari 600.000 orang. Semua harus sadar ini bukankonspirasi, bukan rekayasa, sejarah flu Spanyol harus jadi pelajaran,” katanya. LibatkanMedia Lebih jauh dikatakan, peru- bahan perilaku masyarakat agar dapatmeningkatkankedisiplinan menjalankan protokol kesehatan harus dilakukanmelalui program sosialisasidankomunikasidengan tema yang mudah dimengerti. Agar pesan itu sampai,maka Satgas Penanganan Covid-19 akan melibatkan media untuk ikut berpartisipasi dalamkampa- nye perubahan perilaku. “Oleh karenanya, kami akan libatkan wartawan dan penyelenggara di bidangmedia untuk ikut berpar-

tisipasi dalam kampanye peru- bahan perilaku,” katanya. Secara terpisah,KetuaSatgas Pengendalian Covid-19 Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Prof Budi Haryanto mengatakan prediksi timpenelitiMassachusettsInstitute of Technology (MIT) bahwa penggandaan kasus Covid-19 di Indonesia pada Oktober menca- pai 400.000 bisa saja terjadi. Pasalnya, selama lima bulan terakhir belumterjadi penurunan kasus secara signifikan. Untukmengendalikan kasus Covid-19, Budi berharapmasya- rakat lebih berdisiplinmenjalan- kan protokol kesehatan. Selain itu, Presiden Jokowi juga telah memperbolehkan daerah mene- rapkansanksi kepadamasyarakat yang enggan menjalankan pro- tokol kesehatan selama pandemi Covid-19.

ANTARA

Doni Monardo

bisa dikurangi, bahkan dicegah. Terkait waktu puncak Covid-19 di Indonesia, Doni Monardo mengaku sampai saat ini pihaknya belummengetahu- inya, karena kasus positif Covid-19 masih berfluktuasi. “KenapaIndonesiabelumsampai puncak? Sampai saat ini belum tahu kapan puncaknya, melihat perkembangan, fluktuatif, setiap hari beda-beda,” ujarnya. Namun, semakinbanyaknya kasus positif Covid-19 dan telah menembus angka 100.000,men-

> 5

bersambung ke hal

> 5

bersambung ke hal

Mafia Tanah Berkelindan dengan Mafia Peradilan (1)

numhakim,memanipulasi hukum melalui putusan mereka bahwa seolah-olah tindakan mafioso curang dalamkasus tanah, benar. Sampai saat ini memang sering terjadi,” kata Adrianus kepa- da SP, belum lama ini. Menurutnya, selain oknum hakim yang bermain dalam ma- salah tanah, ada juga oknum jaksa dan polisi. Bersekutunya mafia tanah denganmafia hukum juga diung- kapkan seorang pensiunan jen- deral polisi. Jenderal bintang tiga yang selama kariernya dikenal publik sebagai sosok yang tegas ini menuturkan pengalamannya mengurus tanah warisan sang istri. bersambung ke hal > 5

FOTO-FOTO:ISTIMEWA

Adrianus Meliala

Frans Hendra Winarta

mafia tanah. Selainmenghambat investasi, praktik mafia tanah juga membuat ekonomi biaya tinggi. Harga tanah yangmelam- bung mengakibatkan harga jual properti pun menjadi mahal. Ditanyamengenai keberada-

an mafia tanah dan peradilan, anggota Ombudsman Republik Indonesia, Adrianus Meliala menyatakan bahwa hal ini terja- di karena oknum aparat penegak hukum berintegritas rendah. “Aparat model ini, terutama ok-

 Redaksi: 2995 7500 • Sirkulasi: 2995 7555 - 2995 7500 ext 3206 • Iklan: 2995 7500 ext: 1469, 3409 • Tahun XXXIV 11.320 • 20 Halaman • Rp 4.000 • Langganan Rp 75.000 • beritasatu.com • suarapembaruan.com

Made with FlippingBook Online newsletter