SP200807-P

Harian Umum

MEMIHAK KEBENARAN

Jumat, 7 Agustus 2020

Suap Red Notice Polisi menemukan dugaan suap di balik hilangnya nama Djoko Tjandra dari daftar Interpol.

Kunci Investasi RUU Cipta Kerja menjadi kunci untuk mengakselerasi investasi.

118.753 23.396

75.645 15.006

5.521

901 19.025.928 12.206.476 712.169 DATA WORLDOMETERS DAN COVID19.GO.ID SAMPAI KAMIS (6/8) PUKUL 20.00 WIB

> 4

Politik & Hukum

> 7

Ekonomi & Keuangan

Libatkan Swasta untuk Perbanyak Tes PCR [BANDUNG]

Hal ini antara lain ada ken- dala sumber daya manusia (SDM), peralatan tes ( PCR kit ), dan biaya. Untuk mengatasinya, pemerintah mendorong daerah melibatkan swasta untuk mem- bantu agar pelaksanaan tes PCR bisa semakin diperbanyak. K e t u a G u g u s Tu g a s Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Ridwan Kamil menyatakan, kapasitas peme- riksaan Covid-19 dengan me- tode PCR di provinsi dengan populasi sedikitnya 50 juta jiwa ini baru mencapai 5.000 sampel per hari. “Kalau bisa 50.000 (tes PCR) per minggu. Jadi fokus kami mengejar persentase 50% penduduk,” kata Ridwan dalam pernyataan tertulisnya, seusai mendampingi Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo di Bandung, Kamis (6/8). Untuk meningkatkan kapa- sitas pemeriksaan PCR itu, Ridwan meminta Doni mengi- zinkan Jabar bekerja sama de- ngan pihak swasta. Kerja sama ini terkait dengan kapasitas SDM Pelaksanaan swab test dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Indonesia masih jauh dari memadai. Saat ini, jumlah tes PCR baru mencakup kisaran 25.000- 30.000 spesimen per hari. Presiden Joko Widodo telah lama menargetkan jumlah tes 30.000 spesimen per hari.

Tugas Berat Memajukan Kesejahteraan Umum

S alah satu tugas konstitu- sional pemerintah yang diamanatkan UUD 1945 adalah memajukan kese- jahteraan umum. Secara kon- kret, kesejahteraan umum te- refleksi dari potret kemiskinan dan pengangguran. Dua hal itu yang tampak- nya belum mampu diwujud- kan pemerintah dari tahun ke tahun. Benar, secara agregat jumlah penduduk miskin dan rasionya terhadap populasi memang terus menurun. Sebagai gambaran, dalam satu dekade terakhir, jumlah penduduk miskin berkurang dari 30 juta (Maret 2011) menjadi 26,4 juta (Maret 2020). Sejalan hal itu, propor- si kemiskinan juga menurun dalam periode yang sama, da- ri 12,49% menjadi 9,78%. Namun, tetap saja kemis- kinan adalah musuh pemba- ngunan. Masih adanya pendu- duk miskin, berarti kue pem- bangunan belum dinikmati se- cara merata oleh seluruh bangsa. Mengatasi kemiskin- an menjadi tugas yang tiada berkesudahan dari satu rezim ke rezim berikutnya. Awal Juli 2020, Bank Dunia menaikkan status Indonesia menjadi negara ber- pendapatan menengah ke atas, dari sebelumnya berpendapat- an menengah ke bawah. Itu

oleh mereka yang kaya. Peningkatan status yang diberikan Bank Dunia seti- daknya menunjukkan kebijak- an pemerintah membawa per- ubahan positif bagi perekono- mian. Hal ini, tentu menjadi pencapaian yang membangga- kan bagi Indonesia, yang pada Agustus ini memasuki usia ke-75. Tidak berlebihan jika Kementerian Keuangan me- nyatakan bahwa peningkatan status yang ditetapkan Bank Dunia menjadi landasan untuk visi Indonesia menuju negara dengan ekonomi terbesar keli- ma di dunia pada 2045. Tersapu Badai Covid-19 Namun, pencapaian itu ki- ni terancam seiring datangnya badai pandemi Covid-19 yang mulai terasa pada triwulan II 2020. Pada Selasa (5/8), BPS melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tri- wulan II 2020 mengalami kontraksi, yakni -5,32% di- bandingkan periode sama ta- hun sebelumnya, dan -4,19% dibandingkan triwulan I 2020. Kenyataan tersebut, membuat status Indonesia sebagai nega- ra berpenghasilan menengah ke atas seolah tak memberi dampak berarti bagi perbaikan ekonomi.

serta peralatan tes PCR tersebut. Usulan ini berkaitan dengan tawaran dari laboratorium swasta yang mau membantu pemeriksaan PCR oleh peme- rintah. “Tawaran-tawaran yang sangat baik, pada saat kapasitas fisik kita terbatas, ternyata swasta bisa melakukan penge- tesan tanpa kita harusmelakukan investasi peralatan teknologi yang sangat mahal,” jelasnya. Mengutip Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar), per 6 Agustus 2020, jumlah tes PCR di Jabar sudah mencapai 171.314 sampel. “Secara umum kami baru bisa kapasitas (tes PCR) 5.000 per hari,” ungkapnya. Doni Monardo menyambut baik usul Ridwan soal kerja sama pemeriksaan PCR dengan l a b o r a t o r i u m s w a s t a . Menurutnya, usulan itu perlu ditindaklanjuti dengan kerja sama resmi antara pemerintah daerah dengan pihak swasta untuk pemanfaatan laboratori- untukmelakukan konsolidasi dan transformasi di dua sektor itu. Langkah yang dilakukan peme- rintah, salah satunya adalah menggabungkan(merger)BUMN bidangpariwisata danpenerbang- an. “Menurut saya, penurunan ini justru menjadi momentum kitauntukkonsolidasi,momentum kita untuk transformasi di bidang pariwisata dan juga di bidang penerbangan,” terang Jokowi saat memimpin rapat kabinet terbatas yang membahas peng- gabungan BUMN sektor aviasi dan pariwisata di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8). Selainmerger, upaya lainyang dilakukan adalahmenata kemba- li rute penerbangan, penentuan bandara hub dan bandara super hub . “Sehingga fondasi ekonomi di sektor pariwisata dan transpor- tasi akan semakin kokoh dan semakin baik dan bisa berlari lebih cepat lagi,” ungkap Jokowi. Khusus mengenai bandara hub , Presidenmenilai jumlahnya terlalu banyak. “Saya melihat

umnya.

kendala karena ada 27 labora- torium yang sudah berjejaring di Jabar. “Kendalanya SDM karena untuk melakukan anali- sa dengan mesin PCR dibutuh- kan keahlian khusus. Kadang laboratorium kita hari Minggu libur. Ini masih jadi kendala. Kapasitas laboratorium di Jabar itu bisa 5.000-6.000 sampel per minggu,” imbuhnya. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 WikuAdisasmito mengatakan, saat ini pemeriksaan PCR di Indonesia belummampu meng- ikuti standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Presiden Jokowi baru menar- getkan 30.000 per hari. Ke depan, jumlah pemeriksaan ini terus ditingkatkan kapasitasnya per kasus atau per individu.

“Saya pikir ini sebuah terobosan. Kami (pusat) sudah memulai bekerja sama dengan swasta. Nanti dari pemerintah provinsi (bisa) melakukan koordinasi dengan sejumlah swasta yang berminat dalam penanganan pemeriksaan atau pengembangan laboratorium,” ujarnya. Doni menambahkan saat ini ada 278 mesin PCR di seluruh Indonesia. Namun, jumlah itu tidak disertai jumlah SDMyang memadai. Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Daud Ahmad menyatakan pihaknya masih memiliki stok 150.000 PCR kit untuk pemeriksaan hingga tiga pekan ke depan. Targetnya, bakal ada 50.000 pemeriksaan PCR per pekan. “Kita mengejar target ini sesuai petunjukWHO,” terang Daud. Terkait kapasitas labora- torium dan mesin PCR, Daud menjelaskan, saat ini tidak ada

berarti, pendapatan per kapita rakyat Indonesia berada di rentang US$ 4.046 (Rp 59,107 juta) hingga US$ 12.535 (Rp 183,120 juta) per tahun. Faktanya apakah benar demikian? Kemiskinan yang masih sejumlah 26 juta orang artinya mereka hidup di ba- wah garis kemiskinan. Badan Pusat Statistik menetapkan garis kemiskinan Rp 450.000 per kapita per bulan, atau Rp 5,4 juta per kapita per tahun. Bandingkan dengan pen- dapatan per kapita minimal Rp 59 juta per tahun yang membuat Bank Dunia mena- ikkan status Indonesia. Bak bumi dan langit, tak sampai 10%. Hal ini mencerminkan adanya kesenjangan yang luar biasa antara mereka yang ka- ya dan miskin. Pendapatan warga yang hidup di bawah garis kemiskinan terdongkrak

> 5

bersambung ke hal

> 5

bersambung ke hal

Presiden Merger BUMN Pariwisata dan Penerbangan

bahwa Airline hub yang kita miliki terlalu banyak terlalu ba- nyak dan tidakmerata,” katanya. Karena itu, Jokowi meminta keberadaan bandara hub dikaji kembali. Saat ini, Indonesia memiliki 30bandara internasional.

“Ini agar kita lihat, saat ini terda- pat 30 bandara internasional. Apakah diperlukan sebanyak ini? Negara-negara lain, saya kira enggak sebanyak ini,” ujarnya.

> 5

bersambung ke hal

ANTARA

Joko Widodo

[JAKARTA] Sektor pariwisata dan penerbangan menjadi dua sektor yang paling terdampak dari lesunya perekonomian Indonesia dan dunia akibat pan- demi Covid-19. Khusus sektor pariwisata, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, terjadi penurun- an kunjungan wisman hingga 87% sepanjang triwulan II 2020 dibandingkan triwulanyang sama 2019. Menyikapi hal tersebut, Presiden JokoWidodo (Jokowi) menilai ini adalah momentum

 Redaksi: 2995 7500 • Sirkulasi: 2995 7555 - 2995 7500 ext 3206 • Iklan: 2995 7500 ext: 1469, 3409 • Tahun XXXIV 11.328 • 20 Halaman • Rp 4.000 • Langganan Rp 75.000 • beritasatu.com • suarapembaruan.com

Made with FlippingBook - professional solution for displaying marketing and sales documents online