SP200812

Harian Umum

MEMIHAK KEBENARAN

Rabu, 12 Agustus 2020

56 Kantor di Jakarta Ditindak Selama 2 bulan, 56 perkantoran di Jakarta sempat ditutup karena ada kasus Covid-19.

Bantuan Pengusaha Mikro Disiapkan bantuan produktif bagi 12 juta pengusaha mikro.

128.776 26.624

83.710 16.630

5.824

944 20.296.271 13.217.964 740.053 DATA WORLDOMETERS DAN COVID19.GO.ID SAMPAI SELASA (11/8) PUKUL 20.00 WIB

> 7

Ekonomi & Keuangan

> 19

Jakarta

Tak Hanya Vaksin RRT yang Dikembangkan 160 Juta Rakyat Indonesia Prioritas Divaksin

75 Tahun Merdeka, Infrastruktur Masih Tertinggal

I ndonesia sudah menapa- ki usia kemerdekaan ke- 75. Dia usia yang ke tiga perempat abad, secara umum infrastruktur masih tertinggal, bahkan dibanding- kan negara-negara di ASEAN. Pembangunan infrastruk- tur baru mendapat perhatian dan menjadi program priori- tas dalam kurun waktu enam tahun terakhir. Di era peme- rintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemba- ngunan infrastruktur Indonesia dilakukan secara masif. Hal itu terlihat dari

anggaran yang meningkat signifikan, juga pemerataan pembangunan infrastruktur yang didorong ke kawasan perbatasan dan timur Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Keuangan, ang- garan untuk pembangunan in- frastruktur dalam kurun wak- tu lima tahun terakhir me- ningkat sekitar 258% dari Rp 154,7 triliun pada 2014 men- jadi Rp 399,7 triliun pada 2019. Bahkan berdasarkan

pagu anggaran pada 2020 se- belum pandemi Covid-19, anggaran pembangunan infra- struktur dialokasikan sebesar Rp 423,3 triliun. Besarnya anggaran yang dialokasikan pemerintahan Jokowi membuat capaian pembangunan infrastruktur meningkat pesat. Pada perio- de pertama pemerintahan Jokowi bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla, capaian pembangunan infrastruktur antara lain 980 kilometer (km) jalan tol, 3.793 km jalan nasional, 2.778 km jalan per- batasan, 330 unit jembatan gantung, 7 pos lintas batas negara (PLBN), 18 trayek tol laut, 15 bandara baru, MRT dan LRT, 79 infrastruktur olahraga, serta 65 bendungan. Memasuki periode kedua pemerintahannya pada 2019, Presiden Jokowi meningkat- kan anggaran infrastruktur le- bih dari dua kali lipat anggar- an pada tahun awal periode pertama pemerintahannya. Namun, hal itu belum mampu mengejar ketertinggalan pem- bangunan infrastruktur Indonesia, yang kemudian nyaris terhenti akibat pande- mi Covid-19 sejak awal 2020.

BIRO PERS SETPRES Presiden Joko Widodo (kedua kiri) berbincang dengan Menteri BUMN yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir (kanan), serta Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Unpad Kusnandi Rusmil (kiri), saat meninjau pelaksanaan uji klinis tahap ketiga vaksin Covid-19 produksi Sinovac, Tiongkok, di RS Pendidikan Unpad, Bandung, Selasa (11/8).

[BANDUNG] Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Indonesia tengah berpacu guna menuntaskan proses uji klinis fase tiga vaksin Covid-19 produksi Sinovac Biotech asal Tiongkok. Saat ini, sedikitnya 20 dari 1.620 relawan sudah menjalani proses penyuntikan vaksin yang pertama di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjadjaran, Bandung.

Indonesia.

Merah Putih menggunakan bagian-bagian tertentu dari virus yang dianggap penting untuk diperbanyak dan dijadikan an- tigen. Selain dua kandidat vaksin itu, Jokowi mengungkapkan, Indonesia juga membuka diri bekerja sama denganUni Emirat Arab dan Korea Selatan. “Saya rasa kita membuka diri dalam rangka secepat-cepatnya mela- kukan vaksinasi bagi seluruh rakyat Indonesia,” imbuh Jokowi.

“Kita telah tiga bulan ini mengembangkan vaksin sendi- ri dari isolated yang dikembang- kan dari (virus) Covid yang beredar di Indonesia. Kita ha- rapkan vaksin Merah Putih ini segera selesai dan diperkirakan ini bisa diselesaikan di perte- ngahan 2021,” ujar Jokowi. Ada perbedaan dalam plat- form yang digunakan pada pe- ngembangan vaksin Sinovac serta vaksin Merah Putih. Produksi Sinovacmenggunakan satu virus yang diperbanyak di laboratorium sebelum dipisah- kan dan dilakukan inaktivasi ( inactivated vaccine ), dan di- formulasikan agar aman bagi manusia. Sementara vaksin

Presiden meninjau langsung proses uji klinis selepas meng- gelar rapat koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan jajarannya, di Bandung, Selasa (11/8). Selain menanti proses uji klinis ini, Jokowi mengungkapkan, Indonesia tengah mengembang- kan vaksin serupa yang diberi nama vaksin Merah Putih.

Pengembangannya dilakukan secara mandiri lewat kolabora- si Lembaga Biomolekuler Eijkman, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Riset Teknologi (Kemristek), serta berbagai perguruan tinggi di

> 5

bersambung ke hal

Pelibatan Swasta Jadi Pilihan untuk Perbanyak Swab Test

[BANDUNG] Ketua Gugus T u g a s P e r c e p a t a n Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat (Jabar), RidwanKamil meminta Presiden Joko Widodo menyetujui peli- batan laboratorium swasta untuk pemeriksaan Covid-19 dengan metode polymerase chain reac- tion (PCR). Usulan itu dia sampaikan terkait kurangnya sumber daya manusia untuk mempercepat dan memperbesar rasio pemeriksaan PCR di Jabar. Sejak April hingga 11 Agustus 2020, Ridwan menya- takan, pemeriksaan PCR di provinsi dengan populasi 50 juta penduduk ini sudah men- capai 175.260 sampel. Jumlah ini menjadi yang tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Namun, jumlah penduduk di DKI Jakarta empat kali lipat lebih sedikit dibandingkan Jawa Barat. Kerja sama dengan labora- torium swasta itu demi menge- jar rasio pemeriksaan hingga

Dengan kerja sama itu, ungkap Ridwan, laboratorium swasta berinvestasi pada pera- latan pemeriksaan PCR, semen- tara pemerintah membantu da r i pe r a l a t an t es swab . Sebelumnya, Ridwan menar- getkan pengetesan PCR di Jawa Barat bisa mencapai 50.000 tes per pekan. “Fokus kami hanya satu, kami bercita-cita kapasitas testing kami tinggi untuk me- ngejar persentase 50% pendu- duk,” kata Ridwan. Usulannya lainnya adalah pemerintah memperbanyak produksi perangkat pemerik- saan PCR portable produksi b e r s a m a U n i v e r s i t a s Padjadjaran (Unpad) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Ridwan memaparkan, alat pemeriksaan sampel swab sebesar koper itu bisa dibawa ke daerah pelosok yang tidak terjangkau kendaraan.

> 5

bersambung ke hal

satu tes per 1.000 penduduk per pekan seperti ketentuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Sekarang itu ada la- yanan swasta pay per service PCR. Karena laboratoriumkami mentok 15.000 sampai 20.000 (sampel). Kalau diizinkan, ke- bijakan itu (pelibatan swasta)

bisa menaikkan statistik (peme- riksaan PCR). Satu orang per berapa rupiah dititipkan ke lembaga (swasta) ini,” ungkap Ridwan saat rapat koordinasi penanganan Covid-19 bersama Presiden JokoWidodo diMarkas Komando Militer III Siliwangi, Bandung, Selasa (11/8).

> 5

bersambung ke hal

 Redaksi: 2995 7500 • Sirkulasi: 2995 7555 - 2995 7500 ext 3206 • Iklan: 2995 7500 ext: 1469, 3409 • Tahun XXXIV 11.332 • 20 Halaman • Rp 4.000 • Langganan Rp 75.000 • beritasatu.com • suarapembaruan.com

Made with FlippingBook HTML5