SP201219

Harian Umum

MEMIHAK KEBENARAN

Sabtu-Minggu, 19-20 Desember 2020

Islam Wasatiah Jokowi meminta umat menebarkan Islam wasatiah yang memberi kesejukan, kedamaian, toleransi, serta memperkokoh persatuan dalam keberagaman.

Tangkap 155 Orang Polisi menangkap 155 orang dalam operasi kemanusiaan dan pengamanan unjuk rasa “Aksi 1812” di Jakarta dan sekitarnya.

650.197 159.620

531.995 143.885

19.514 3.033

75.407.507

52.983.352 1.671.135

> 3

Politik & Hukum

> 20

Jakarta

DATA WORLDOMETERS DAN COVID19.GO.ID SAMPAI JUMAT (18/12) PUKUL 19.00 WIB

Covid-19 Terus Meningkat, Keterisian RS di Atas 70%

[JAKARTA] Rata-rata kasus harian Covid-19 yang berada di atas 6.000 sejak awal Desember 2020 membuat tingkat keterisian rumah sakit (RS) ikut meningkat dan kini berada di atas 70%. Kondisi tersebut membuat sejumlah daerah berupaya menambah kapasitas tempat tidur dan menyiapkan rumah sakit darurat.

Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan dan Krisis Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, dokter Sulung mengatakan jumlah ruang atau bed isolasi di 98 RS rujukan Covid-19 di Jakarta saat ini mencapai 6.509 tempat tidur. Sampai 15 Desember 2020, keterisian bed isolasi mencapai 5.185 atau sekitar 80%. Untuk ruang isolasi ICU,

dengan kapasitas 893 bed, telah terisi 655 atau sekitar 73%. “Kami berupaya menambah tempat tidur untuk memenuhi kebutuhan pasien Covid-19. Kita kan tidak hanya menye- diakan tempat tidur, juga sumber daya manusianya,” katanya di Jakarta, Jumat (18/12) Dari 193 RS yang ada di Jakarta, 98 di antaranya men-

FOTO-FOTO:ISTIMEWA

Wiku Adisasmito

Ganjar Pranowo

jadi RS rujukan Covid-19. Di luar 98 RS rujukan, sekitar 50 RS adalah rumah sakit khusus, seperti THT, mata, dan lainnya, yang tak sulit dimanfaatkan untukmerawat pasien Covid-19. Saat ini, Dinkes DKI melaku- kan negosiasi dengan 4 RS untuk menambah kapasitas tempat tidur. “Saat ini sekitar 50% RS rujukan di Jakarta sudah penuh. Namun, secara keseluruhan per hari ini total bed isolasi yang terisi mencapai 83%,” katanya, Sulung mengakui jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit selama sebulan terakhir terus meningkat, teta- pi tidak ada penambahan tempat tidur di RS rujukan. “Kita terus berupaya me- nambah bed setiap minggunya bisa 100 atau 200, tetapi kalau yang masuk di atas jumlah itu, jadi kejar-kejaran. Tidak mung-

kin semua RS yang ada di Jakarta dipakai untuk pasien Covid-19. Cara terbaik memang menekan jumlah pasien positif agar ada keseimbangan di rumah sakit,” katanya. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang menga- ku kewalahan akibat mening- katnya jumlah pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan medis di rumah sakit. Pasalnya, kini ruang dan tempat tidur yang disediakan untuk merawat pasien Covid-19 telah terisi dan takmampu lagi menampung pasien Covid-19. Hal itu di- ungkapkan Juru Bicara Satgas P e n a n g a n a n C o v i d - 1 9 Kabupaten Tangerang, dokter Hendra Tarmizi kepada SP , Jumat (18/12). “Kapasitas rumah sakit bagi pasien Covid-19 sudah 100% full . Kami sekarang mengarahkan pasien yang

bu t uh p e r awa t a n a k i b a t Covid-19 ke beberapa rumah s ak i t d i l ua r Kabupa t en Tangerang. Kita terus koordi- nasi dengan rumah sakit di Tangerang Raya, Jakarta, dan juga Banten, agar bisa merawat pasien Covid-19 yang butuh penanganan medis dan bantu- an alat medis,” katanya. Hendra menyatakan kapa- sitas ruangan dan tempat tidur di Kabupaten Tangerang sudah mencapai level maksimal.

Belum lama ini, pihaknya telah menambah kapasitas ruangan dan tempat tidur bagi pasien Covid-19, tetapi masih juga tak mampu menampung pasien yang butuh penanganan medis. “Kita juga belum lama ini sudah menambah kapasitas ruangan dan tempat tidur dari 400 bed menjadi 600 bed di beberapa rumah sakit di Kabupaten Tangerang, tetapi belummampu juga menampung pasien karena jumlahnya se-

makin banyak, ” ujarnya. Pemprov Bengkulu juga telah menetapkan Bapelkes sebagai rumah sakit darurat penanganan pasien Covid-19 di karena rumah sakit yang ada sudah tak bisa menerima pasi- en baru.

bersambung ke hal > 6

Penembakan Laskar FPI Bareskrim Pastikan Ada Tersangka

[JAKARTA] Bareskrim Polri me- mastikan akan ada tersangka dalam pengusutanbentrokanantarapenyidik Polda Metro Jaya dan laskar Front Pembela Islam (FPI) yang menye- babkan enam orang tertembak. Direktur Tindak Pidana Umum BareskrimBrigjenAndiRianmenya- takan untuk menetapkan tersangka dalamkasus tersebut penyidikmela- kukan pemeriksaan tambahan terha- dap ahli pidana dan ahli balistik. "Ini untuk memastikan poten- tial suspect (tersangka, Red) dalam peristiwa penyerangan anggota Polri tersebut," kata Andi kepa- da SP , Jumat (18/12). Saat ditanya apakah tersangka itu adalah empat orang laskar yang kabur atau pihak lain yang memberi perintah penyerangan, Andi Rian menyatakan,”Siapa saja yang diang- gap terlibat berdasarkan alat bukti yang ada, pasti akan didalami oleh penyidik.” Sementara itu, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarty menyatakan berdasarkan hasil rekonstruksi yang dilakukan Bareskrim Polri, pihaknya melihat ada upaya aktif dari pengawal Rizieq Syihab me- lakukan penyerangan terhadap anggota Polri yang bertugas. “Masih belum jelas apakah se-

PintuMasuk

Secaraterpisah,gurubesarhukum pidanaUniversitasKrisnadwipayana IndriyantoSenoAdjimeminta aparat Kepolisian tak berhenti mengusut kasus yang menjerat pemimpin FPI RizieqSyihab terkait kasus kerumun- an. Bahkan, kasus yang membuat RizieqSyihab ditahan itu seharusnya menjadi pintumasukuntukmengusut kasus lainnya. "Sudah saya tegaskan bahwa pelanggaran UU Kekarantinaan ini sebagai pintumasukbagi pengusutan kasus-kasus lainnya bagi RS (Rizieq Syihab,Red)," ujarnya. Indriyanto juga menyebutkan status FPI sebagai ormas hingga kini masih menimbulkan polemik dan keraguan. Menurutnya, jika benar Kemdagri hingga kini tidak mener- bitkan surat keterangan terdaftar dan Kemkumham tidak pernah mener- bitkan status badan hukum sebagai ormas, maka FPI tidak memiliki le- galitas dalam melakukan aktivitas dan kegiatan. Untuk itu, Indriyantomendorong Kepolisian tidak hanya menjerat Rizieq Syihab dengan Pasal 93 UU Kekarantinaan, Pasal 160 dan Pasal 216 KUHP, juga harus berani men- dalami kasus lainnya, termasuk adanya delik makar dan terorisme. [FAR/F-5/W-12]

ISTIMEWA

Andi Rian

rangan terhadap anggota Kepolisian merupakan inisiatif anggota laskar atau pengawal atau ada perintah dari pimpinan FPI. Harus dibuktikan dahulu,” katanya saat dihubungi SP , Jumat (18/12). P o e n g k y me n y e b u t k a n Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowomenyatakan bahwa rekon- struksibelumfinal,dandimungkinkan ada rekonstruksi tambahan jika ada informasi dan bukti baru. “Kita tunggu hasil pemeriksaan Bareskrim Polri dan investigasi Komnas HAM. Kompolnas berharap Polri tetap profesional, mengedepankan scien- tific crime investigation , serta trans- parandalammengungkapkasus ini,” katanya.

 Redaksi: 2995 7500 • Sirkulasi: 2995 7555 - 2995 7500 ext 3206 • Iklan: 2995 7500 ext: 1469, 3409 • Tahun XXXIV 11.438 • 20 Halaman • Rp 4.000 • Langganan Rp 75.000 • beritasatu.com • suarapembaruan.com

Made with FlippingBook Learn more on our blog